Otomotif

Tidak Digunakan dalam Waktu Lama, Aki Mobil Perlu Dicabut atau Tidak?

Kalau tidak dilepas, akinya akan ter-discharge untuk beberapa komponen. Seperti alarm, jam, hambatan kabel dan dark current.

Editor: Geafry Necolsen
Otomotif.net
Aki Mobil 

Tidak Digunakan dalam Waktu Lama, Aki Mobil Perlu Dicabut atau Tidak?

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Aki menjadi sumber utama saat menghidupkan mesin mobil. Maka dari itu, kondisi komponen itu juga harus tetap prima agar bisa digunakan secara optimal.

Salah satunya, yakni dengan melakukan pemanasan mesin secara rutin. Tetapi, bagaimana jika mobil tidak digunakan dalam jangka waktu beberapa lama karena ditinggal liburan, mudik atau tugas kerja di luar daerah.

Kenapa Posisi Tutup Tangki BBM Tiap Mobil Tidak Sama, Kiri dan Kanan?

Berapa Jauh Mobil Bisa Jalan ketika Indikator Bensin di Posisi E?

BBM Menipis, Matikan AC, Apa Pengaruhnya?

Banyak yang beranggapan, jika mobil tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu lebih baik aki dicabut. Tetapi ada pula yang berpandangan bahwa mencabut aki bisa merusak bagian mesin terutama pada mesin injeksi.

Lantas bagaimana seharusnya?

Menurut Service Parts Division Head PT Astra Daihatsu Motor ( ADM) Anjar Rosjadi, jika mobil ditinggal dalam waqktu beberapa lama sebaiknya aki dicabut.

“Sebaiknya aki dicabut, ini untuk menjaga agar kondisi aki tepat terjaga dan tidak soak atau rusak saat digunakan,” kata Anjar kepada Kompas.com, Sabtu (31/1/2020).

Anjar menambahkan, jika aki tidak dilepas saat mobil ditinggal pergi dalam waktu beberapa lama, maka arus aki bisa berkurang.

Hal ini disebabkan karena meskipun mesin mobil mati tetapi beberapa komponen tetap membutuhkan arus kelistrikan.

Mandi Air Dingin atau Air Panas, Mana yang Lebih Baik?

Mitos atau Fakta, Bangun Pagi Lebih Sehat Daripada Bangun Siang?

Mitos atau Fakta, Kopi Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi?

“Kalau tidak dilepas, akinya akan ter-discharge untuk beberapa komponen. Seperti alarm, jam, hambatan kabel dan dark current. Jadi kalau dicabut maka tidak akan ada beban sama sekali,” ujarnya.

Tetapi, Anjar menambahkan, jika mobil ditinggal dalam jangka waktu kurang dari satu minggu masih aman dan tidak perlu dilepas.

“Kalau sudah lebih dari dua minggu atau sampai tiga minggu lebih itu sebaiknya akinya dilepas,” ucapnya. Hal yang sama diungkapkan oleh Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi.

Didi mengatakan, jika mobil akan ditinggal pergi lebih baik kabel aki dilepas.

“Kalau mobil ditinggal dan tidak digunakan sementara aki masih tersambung maka lambat laun akinya juga akan soal. Hal ini karena meski mobil tidak digunakan tetap saja arus aki terpakai,” ucapnya.

Sumber: Otomotif Net

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved