Faktanya

Mitos atau Fakta, Bangun Pagi Lebih Sehat Daripada Bangun Siang?

Para ahli sepakat orang punya siklus tidur masing-masing. Buat orang yang terbiasa bangun siang, ahli merekomendasikan tak mengacaukan siklus tidur.

Editor: Geafry Necolsen
net
Bangun Pagi 

Mitos atau Fakta, Bangun Pagi Lebih Sehat Daripada Bangun Siang?

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Anda termasuk orang yang suka bangun pagi atau siang?

Jika Anda selama ini punya kebiasaan bangun pagi, pertahankan! Pasalnya, orang yang bangun pagi cenderung lebih sehat dan bahagia.

Hal itu berdasarkan riset yang dipublikasikan di Nature Communication pada 2019.

Mandi Air Dingin atau Air Panas, Mana yang Lebih Baik?

Mana yang Lebih Sehat, Minum Teh atau Kopi?

Ingat, Obat Antibiotik Harus Dihabiskan Meski Sudah Sembuh, Ini Alasannya

Melansir Today, orang yang suka bangun pagi memiliki gen yang dapat menurunkan risiko depresi dan schizophrenia.

Peneliti dari Massachusetts General Hospital, Jacqueline Lane menyampaikan, dia bersama timnya meriset 250.000 orang di Amerika Serikat (AS) dan 400.000 orang di Inggris.

Responden didata apakah mereka suka bangun pagi atau suka begadang. Dari hasil analisis, didapatkan kesimpulan orang yang doyan begadang berisiko mengidap penyakit mental.

Orang yang suka begadang ini juga cenderung kurang bahagia.

Sepanjang 2019, Indonesia Mengalami 11.573 Gempa Tektonik

Zona Aktif Gempa Masih Berlangsung Sampai Februari, Ini Evaluasi BMKG

"Simpulan tidak sesederhana itu. Rumit. Ada peran genetika kenapa orang yang suka begadang punya kecenderungan seperti itu," jelas Lane.

Studi yang lain menyebut orang yang suka begadang cenderung berisiko obesitas dan diabetes. Dampak diabetes dan obesitas tidak dipengaruhi genetika.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved