Tradisi Ekstrem Suku Dani, Potong 1 Jari Setiap Ada Keluarga yang Meninggal

Saat kehilangan anggota keluarganya, suku Dani akan melakukan tradisi pemotongan jari, yakni dengan memotong ruas jarinya.

istimewa
Saat kehilangan anggota keluarganya, suku Dani akan melakukan tradisi pemotongan jari, yakni dengan memotong ruas jarinya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Memiliki banyak pulau membuat Indonesia kaya akan suku dan budaya.

Dalam setiap suku yang ada di Indonesia, masing-masing memiliki budaya dan tradisi khususnya sendiri.

Satu di antaranya adalah suku Dani di Papua yang punya beragam tradisi unik.

Tradisi-tradisi yang dimiliki oleh suku ini sangatlah beragam.

Misalnya seperti tradisi Bakar Batu yang dilakukan sebagai tanda rasa syukur dan menyambut kebahagiaan atas kelahiran, kerukunan, dan kemenangan perang.

Selain Bakar Batu, ada pula tradisi unik yang bahkan terbilang cukup ekstrem, yaitu tradisi Iki Palek atau pemotongan jari.

Saat kehilangan anggota keluarganya, suku Dani akan melakukan tradisi pemotongan jari, yakni dengan memotong ruas jarinya.

Nah, jari-jari yang dipotong tersebut akan menunjukkan berapa banyak keluarga mereka yang telah meninggal dunia.

Tradisi ini mayoritas dilakukan oleh kaum perempuan, namun kaum laki-laki juga ikut melakukannya sebagai bentuk kesedihan.

Dalam menghadapi kematian seorang anggota keluarga, menurut suku Dani menangis saja tidak cukup untuk mengekspresikan kesedihan yang dirasakan.

Sehingga, mereka melakukan tradisi ini karena menganggap rasa sakit dari memotong jari mewakili hati dan jiwa yang tercabik-cabik karena kehilangan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved