Manfaat Demam Bagi Tubuh 

Meskipun demam mungkin bikin tidak nyaman, rupanya demam adalah reaksi tubuh yang bermanfaat dan memang penting.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Meskipun demam mungkin bikin tidak nyaman, rupanya demam adalah reaksi tubuh yang bermanfaat dan memang penting. 

Meskipun demam mungkin bikin tidak nyaman, rupanya demam adalah reaksi tubuh yang bermanfaat dan memang penting.

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Ketika Anda demam, memang rasanya sangat tidak nyaman. Anda jadi tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Bahkan untuk beristirahat saja badan tidak enak. Wajar kalau hampir semua orang membenci demam.

Eits, tunggu dulu. Meskipun demam mungkin bikin tidak nyaman, rupanya demam adalah reaksi tubuh yang bermanfaat dan memang penting.

Untuk itu, Anda harus mempelajari seluk-beluk penyebab demam dan apa fungsinya bagi tubuh.

Mengenal penyebab demam

Demam ditandai dengan gejala seperti badan panas dan menggigil. Demam terjadi karena adanya proses peradangan pada seluruh tubuh.

Hal ini dapat terjadi, misalnya saat tubuh sedang melawan infeksi.

Akibat proses peradangan tersebut, senyawa kimia khusus akan dilepaskan dan dibawa aliran darah menuju hipotalamus.

Hipotalamus adalah sebuah struktur di otak yang mengatur suhu tubuh.

Di hipotalamus, senyawa kimia tersebut akan membuat suhu tubuh menjadi lebih tinggi (panas). Karena adanya senyawa ini, tubuh pun keliru menganggap bahwa suhu tubuh yang normal justru yang panas. Inilah yang menjadi penyebab demam.  

Penyebab demam yang utama memang infeksi. Akan tetapi, demam sendiri bukanlah hal yang perlu Anda takutkan.

Pasalnya, demam justru sangat berjasa untuk melindungi tubuh Anda. Bagaimana bisa, ya? Inilah yang terjadi pada tubuh Anda ketika demam.

Meningkatkan sistem imun (kekebalan tubuh)

Panas yang dihasilkan tubuh akan mempercepat metabolisme. Metabolisme tubuh yang meningkat akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh yang lebih aktif.

Karena itu, sistem imun pun lebih cepat mendeteksi dan membunuh virus dan bakteri penyebab penyakit.

Selain itu, produksi sel darah putih yang berfungsi sebagai sistem imun tubuh juga akan meningkat saat demam.

Membunuh kuman

Kadar zat besi di dalam darah juga akan menurun ketika demam. Demam akan meningkatkan produksi hormon hepsidin di hati yang menyebabkan berkurangnya zat besi pada aliran darah.

Karena kelangsungan hidup virus atau bakteri bergantung pada zat besi, kurangnya zat besi dapat menyebabkan virus atau bakteri tersebut menurun.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved