Tahukah Kamu, Coca-Cola Adalah Hasil Eksperimen Apoteker

127 tahun yang lalu, minuman  Coca-Cola untuk kali pertama dijual dalam kemasan botol.

Editor: Geafry Necolsen
net
127 tahun yang lalu, minuman  Coca-Cola untuk kali pertama dijual dalam kemasan botol. 

Tahukah Kamu, Coca-Cola Adalah Hasil Eksperimen Apoteker

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - 127 tahun yang lalu, minuman  Coca-Cola untuk kali pertama dijual dalam kemasan botol.

Siapakah pencetusnya?

Kemasan botol ini muncul sekitar delapan tahun sejak Coca-Cola berdiri.

Seperti diketahui bersama, Coca-Cola merupakan salah satu minuman terpopuler di dunia.

Sampai saat ini, beberapa negara sudah mendapatkan lisensi khusus dari perusahaan induknya untuk bisa membuat dan menjual bebas Coca-Cola.

Minuman itu tersedia dalam kemasan kaleng dan botol kaca.

Baca juga: Soviet Pernah Menukar Puluhan Kapal Perang dengan Pepsi, Bagaimana Ceritanya?

Dilansir dari coca-colacompany.com, ide awal dari penjualan dilakukan oleh pemilik toko permen bernama Joseph A Biedenharn.

Joseph A Biedenharn
Joseph A Biedenharn (tripadvisor.com)

Dia mulai menjual minuman ini pada toko miliknya di Vicksburg, Mississippi, Amerika Serikat.

Minuman bersoda ini oleh Joseph A Biedenharn dimasukkan botol kaca yang disebut Hutchinson.

Uniknya botol-botol itu bertuliskan "Biedenharn Candy Company, Vicksburg, Miss".

Baca juga: Fakta Unik Pepsi, Pernah Menyebabkan Kerusuhan di Filipina

Tak direspons

Botol pertama Biedenharn untuk Coca-Cola
Botol pertama Biedenharn untuk Coca-Cola (Onthisday)

Pada awalnya, Joseph A Biedenharn memasukkan isi Coca-Cola ke dalam botol dengan tutup dari karet.

Karet ini dimasukkan ke dalam leher botol dan dilengkapi dengan kawat.

Cara membukanya cukup mudah dengan menarik kawat ke atas.

Namun tutup karet mengubah rasa minuman setelah satu minggu disimpan.

Baca juga: Saat Bencana Nuklir di Chernobyl Terjadi, Nyawa Ditukar Sebotol Pepsi

Penggunaan botol dengan karet ini dinilai terlalu singkat karena cepat mengubah rasa aslinya.

Karena Coca-Cola mempunyai merek dagang yang sah, Joseph A Biedensen melaporkan penggunaan botol kepada Griggss Candler, pemilik Coca-Cola ketika itu.

Dilansir dari ecnmag.com, walau langkahnya terbilang unik, namun Candler tak menindaklanjuti saran dari Biedenharn.

Padahal, beberapa minuman bersoda di Mississippi sudah menggunakan media botol sebagai kemasan yang dinilai lebih ringkas.

Sumber: Kompas.com

Halaman selanjutnya

Restu Coca-Cola

Museum Coca-Cola ...</a></p></div><!-- OSM GTM Start --><div id=
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved