Berapa Batas Maksimal Ketinggian Pesawat Komersil?

Seperti transportasi lainnya, pesawat juga memiliki aturan yang wajib dipenuhi yakni batas maksimal ketinggian selama terbang.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Seperti transportasi lainnya, pesawat juga memiliki aturan yang wajib dipenuhi yakni batas maksimal ketinggian selama terbang. 

Berapa Batas Maksimal Ketinggian Pesawat Komersil?

TRIBUNKALTIM.CO - Seperti transportasi lainnya, pesawat juga memiliki aturan yang wajib dipenuhi yakni batas maksimal ketinggian selama terbang.

Sebagian mungkin tidak tahu jika pesawat terbang memiliki batas maksimal ketinggian yang bisa dicapai.

Bukan tanpa sebab, tentu batasan ketinggian pesawat selama terbang memiliki alasan khusus.

Melansir Simple Flying, sebagian pesawat jet modern diizinkan terbang tidak melebihi ketinggian 42.000 kaki.

Keamanan dan Keselamatan menjadi alasan utama dari aturan tersebut.

Ilustrasi pesawat yang sedang melintasi lautan.
Ilustrasi pesawat yang sedang melintasi lautan. (Flickr/ MD111)

Dalam hal ini, semua pesawat telah menetapkan batasan ketinggian terbang maksimum.

Misalnya Airbus A350-1000 memiliki ketinggian layanan 41.500 kaki.

Boeing 787-9 dan -9 Dreamliner memiliki batas terbang di ketinggian 43.100 kaki, dan Boeing 787-10 41.100 kaki.

Batasan ini tetap sama sejak awal era pesawat modern.

Pesawat terbang memiliki batasan ketinggian dikarenakan semakin tinggi pesawat terbang maka akan semakin tipis lapisan atmosfer.

Ini berarti bahwa tidak ada cukup molekul oksiger per volume udara bagi mesin untuk menghasilkan daya dorong yang cukup.

Selanjutnya, sayap pesawat tidak menghasilkan daya angkat yang memadai.

Jika mesin mati, maka akan lebih sulit untuk dihidupkan ulang.

Baca juga: Mengapa Pesawat Jarang Terbang Lurus? Padahal Lebih Dekat, Ini Alasannya

Baca juga: Fitur-fitur Tersembunyi di Pesawat yang Perlu Kamu Ketahui

Tidak Ada Cukup Oksigen untuk Manusia

Ilustrasi pramugari memasang masker oksigen
Ilustrasi pramugari memasang masker oksigen (thrivingleaders.co)

Sementara itu, ada pertimbangan keselamatan yang disebut 'Waktu Kesadaran yang Berguna (TUC)' yang juga dikenal sebagai waktu kinerja efektif.

Ini adalah waktu dari gangguan pasokan udara normal atau paparan lingkungan yang kekurangan oksigen sampai kemampuan untuk berfungsi hilang.

Pada 35.000 kaki, pengumuman ketinggian yang biasa dan menyakinkan di atas PA, ini adalah 15 hingga 30 detik.

Lebih dekat ke 50.000 kaki, turun hanya menjadi lima.

TUC tidak sama dengan waktu untuk tidak sadarkan diri, tetapi detik-detik tersebut sangat penting bagi penumpang untuk memasang masker oksigen dengan aman.

Editor: Geafry Necolsen

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved