Mengapa Banyak Ular Muncul Saat Banjir? 

Salah satu hal yang dikhawatirkan saat terjadi banjir adalah bertemu dengan hewan-hewan tak bersahabat seperti ular, tikus, dan sebagainya.

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Salah satu hal yang dikhawatirkan saat terjadi banjir adalah bertemu dengan hewan-hewan tak bersahabat seperti ular, tikus, dan sebagainya. 

Mengapa Banyak Ular Muncul Saat Banjir? 

TRIBUNKALTIM.CO - Salah satu hal yang dikhawatirkan saat terjadi banjir adalah bertemu dengan hewan-hewan tak bersahabat seperti ular, tikus, dan sebagainya.

Sebenarnya hewan apa saja yang keluar sarang saat banjir dan apa yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasi keberadaannya?

Banjir dan banjir bandang telah merendam ribuan rumah masyarakat Indonesia di sejumlah wilayah provinsi.

Beberapa daerah yang turut dilanda banjir awal tahun 2021 ini adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Jombang, Karawang, Malang, Kalimantan Selatan, Kota Manado, Palopo, dan lainnya.

Baca juga: Bayi Kobra Sama Bahayanya dengan Induknya, Musim Hujan Telur-telur Ular Kobra Menetas

Baca juga: Puluhan Ular Kobra & Telurnya Ditemukan di Sarangnya, Satu Warga Banyuasin Tewas

Amir Hamidy, ahli zoologi Indonesia spesialis herpetologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) mengatakan bahwa, saat banjir volume air akan naik dan masuk ke lubang-lubang.

"Lubang-lubang yang sebelumnya terisi udara, dipenuhi air. Dan yang bisa survive adalah hewan-hewan yang bernapas dengan insang," kata Amir kepada Kompas.com, Rabu (24/2/2021).

Sementara hewan-hewan yang bernapas dengan paru-paru seperti ular, tikus, hingga kalajengking akan keluar dari lubang untuk mencari udara.

"Ular kan bernapas dengan paru-paru, jadi kalau dia (sedang) stay di dalam lubang, kemudian (lubang) dipenuhi air, pasti dia (ular) akan keluar mencari udara," ujar Amir.

"Selain ular, juga kalajengking, beberapa lipan, kluwing, kemudian serangga-serangga yang ada di dalam lubang, termasuk tikus," imbuh dia.

"Jadi semua hewan yang bernapas dengan paru-paru dan hidup di tanah, saat terkena banjir, dia pasti akan keluar karena butuh udara."

Baca juga: Musim Hujan Telur-telur Ular Kobra Menetas, Bayi Kobra Tetap Mematikan

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Gigitan Ular Kobra yang Mematikan

Tips jika hewan keluar saat banjir

Ketika sedang banjir dan ternyata ada hewan keluar di sekitar kita, hal utama dan paling penting yang harus dilakukan menurut Amir adalah tingkatkan kewaspadaan.

"Karena hewan-hewan itu memang hidup di sekitar kita," ujar Amir.

Banjir setinggi hingga dua meter lebih merendam Kabupaten Dompu, NTB pada Selasa (23/2/2021) malam. BPBD mencatat lebih dari seribu rumah warga yang tersebar di beberapa Kecamatan terdampakKOMPAS.COM/SYARIFUDIN Banjir setinggi hingga dua meter lebih merendam Kabupaten Dompu, NTB pada Selasa (23/2/2021) malam. BPBD mencatat lebih dari seribu rumah warga yang tersebar di beberapa Kecamatan terdampak

Seperti apa kewaspadaan yang harus dilakukan?

Sebelum banjir menerjang, perhatikan setiap sudut rumah.

Jangan sampai ada tempat-tempat seperti lubang yang bisa berpotensi menjadi rumah bagi ular, tikus, dan hewan lainnya.

"Ya lubang-lubang, kemudian tumpukan barang, baik itu genting, batu-batuan, atau benda lain yang berpotensi untuk tempat tinggal ular," kata Amir.

Jika ada tumpukan-tumpukan barang di sekitar rumah yang berpotensi jadi tempat tinggal hewan, saat banjir melanda dapat dipastikan binatang-binatang itu keluar dan berada di dekat manusia.

Amir mengatakan, ketika ular keluar dari sarang, dia akan naik ke tempat yang paling dekat untuk dijangkau.

Untuk mengakalinya, kita bisa menggunakan jaring di lubang-lubang yang bisa dimasuki hewan seperti ventilasi atas pintu, jendela, dan sebagainya.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Bencana Alam?

Namun jika hewan sudah terlanjur berada di sekitar kita, hal yang harus dilakukan adalah evakuasi.

"Ketika melihat ular di lokasi dekat kita, panggil damkar misalnya yang memang berkompeten. Kemudian beberapa komunitas juga punya kemampuan untuk rescue ular ini," imbuh Amir.

Saat ular sudah dievakuasi, Amir kembali mengingatkan untuk tetap waspada.

Pasalnya, ular yang mungkin awalnya sarangnya dekat rumah saat banjir melanda, ular akan masuk ke dalam rumah. Yang dikhawatirkan Amir adalah jika yang masuk rumah itu ular berbisa.

"Pemakaian sepatu booth yang tinggi juga bisa untuk antisipasi saat banjir," imbuhnya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved