Berlian Bisa Terbentuk dari Garam Laut? Begini Faktanya

Batu berharga ini juga terbentuk di dalam pusat Bumi sehingga sangat sulit menemukannya di permukaan.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Berlian menjadi batu mulia bernilai tinggi karena proses pembentukannya sangat panjang mencapai miliaran tahun. 

TRIBUNKALTIM.CO - Salah satu benda berharga yang sering diminati adalah berlian.

Berlian menjadi batu mulia bernilai tinggi karena proses pembentukannya sangat panjang mencapai miliaran tahun.

Tak hanya itu, batu berharga ini juga terbentuk di dalam pusat Bumi sehingga sangat sulit menemukannya di permukaan.

Sayangnya, lokasi dan proses pembuatan yang lama itu membuat tak ada ilmuwan yang benar-benar yakin bagaimana terbentuknya batu berkilau ini.

Meski begitu, salah satu teori yang populer menyatakan bahwa berlian terbentuk ketika lempeng dasar laut menggiling di bawah lempeng benua di zona subduksi tektonik.

Baca juga: Terbawa Badai Katrina, Batu Senilai Rp 5,2 Triliun Jadi Rebutan Dunia Internasional

Baca juga: Berlian Purple-Pink Langka Ini Dijual Seharga Rp 378 Miliar

Baca juga: Masker Berlapis Berlian Ini Memiliki Harga Rp 21 Miliar, Termahal di Dunia?

Baca juga: Terekam Kamera, Semut Ini Curi Berlian

Proses sedalam ratusan kilometer itu membuat mineral di dasar laut perlahan mengkristal akibat suhu tinggi dan tekanan yang puluhan ribu kali lebih besar dibanding di permukaan.

Krital-kristal ini kemudian bercampur dengan magma vulkanik yang disebut kimberlite.

Terakhir, kimberlite itu meledak ke permukaan Bumi sebagai berlian.

Teori tersebut didukung dengan temuan berlian berjuluk "Hope".

Dalam berlian paling langka itu ditemukan mineral lautan.

Sumber: Kompas.com

Halaman selanjutnya

Terlebih lagi, warna biru 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved