Manten Sapi, Tradisi Unik Hari Raya Idul Adha di Pasuruan Jawa Timur

Indonesia, negara dengan mayoritas penduduk pemeluk agama Islam sangat kaya akan tradisi dan budaya.

Editor: Geafry Necolsen
Tribunnews
Salah satu daerah dengan tradisi unik dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha adalah Kabupaten Pasuruan. 

Selanjutnya, hewan-hewan kurban sapi dan kambing tersebut diarak keliling desa.

Sapi dan kambing ini diarak dan dipamerkan ke masyarakat.

5 Tradisi Unik Pernikahan Berbagai Negara, Pria di Rumania Harus Bayar Tebusan

6 Fakta Unik Yordania, Negara dengan Ibu Kota Tertua di Dunia

Sementara, masyarakat yang ikut berkeliling mengarak hewan kurban ini membawa berbagai bahan pangan seperti beras, minyak goreng, dan bumbu-bumbu.

Bahkan, kayu bakar pun ikut diarak.

Semua bawaan itu juga akan diberikan kepada warga yang tidak mampu bersama dengan daging hewan kurban.

Menurut seorang tokoh daerah setempat, M Ilyas, sembako yang dibawa saat mengarak hewan kurban tersebut akan dibagikan pada warga kurang mampu, agar mereka tak kesusahan saat harus mengolah daging kurban yang dibagikan.

"Jadi bukan hanya membagikan dagingnya saja. Tapi kami siapkan juga beras, bumbu , minyak dan lainnya. Jadi bagi warga yang tidak mampu bisa langsung memasaknya. Tidak bingung, dapat daging tapi tidak bisa memasaknya. Makanya disiapkan semuanya," tutur M Ilyas, dikutip dari Surya.co.id, Jumat (31/7/2020).

Selain sebagai syiar Islam, esensi dari tradisi manten sapi ini adalah berkurban dan membantu sesama.

Selain itu, tradisi manten sapi ini dilakukan sebagai wujud penghormatan pada hewan-hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya idul Adha.

Tradisi turun-temurun itu juga menjadi pengingat warga lain yang mampu, agar berkurban pada Idul Adha.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved