Obat-obatan yang Mungkin Diperlukan Ketika Anak Isolasi Mandiri di Rumah

Kecepatan ini termasuk pula dalam urusan memilih jenis obat yang diberikan kepada buah hati, demi proses penyembuhan.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Kecepatan ini termasuk pula dalam urusan memilih jenis obat yang diberikan kepada buah hati, demi proses penyembuhan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Orangtua yang merawat anak positif Covid-19 dengan isolasi mandiri dituntut bertindak cermat.

Kecepatan ini termasuk pula dalam urusan memilih jenis obat yang diberikan kepada buah hati, demi proses penyembuhan.

Anak yang terpapar Covid-19 namun mengalami gejala ringan, tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Sudah Tersedia, Ini Kata Ahli

Proses isolasi yang dibarengi dengan pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan, ditambah asupan makanan bergizi, menjadi cara terbaik untuk terbebas dari virus.

Namun demikian, orangtua tetap harus teliti memantau kondisi anak ketika sedang menjalani masa isolasi.

Demikian pula ketika memberikan obat untuk mengobat berbagai gejala yang mungkin dirasakan anak.

Baca juga: 10 Protokol Isolasi Mandiri untuk Anak Positif Covid-19

Dokter spesialis anak, dr. Arifianto, Sp.A(K), melalui akun media sosial-nya menyebut, banyak orangtua yang salah kaprah soal pengobatan untuk anak.

Banyak yang memberikan antiobiotik dengan harapan dapat mempercepat proses penyembuhan.

"Pemberian antibiotik empiris selayaknya tidak dilakukan pada kasus Covid-19," ujar dia melalui kicauan di Twitter.

Dia memastikan, antibiotik tidak berguna untuk mengobat virus, termasuk Covid-19.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved