Banyak Merek Vaksin Covid-19, Mana yang Terbaik?

Sebagian besar orang di seluruh dunia akan divaksinasi dengan vaksin apa pun yang tersedia.

Editor: Geafry Necolsen
Shuttertock
Sebagian besar orang di seluruh dunia akan divaksinasi dengan vaksin apa pun yang tersedia. 

Banyak Merek Vaksin Covid-19, Mana yang Terbaik?

Oleh: Wen Shi Lee dan Hyon Xhi Tan

TRIBUNKALTIM.CO - DENGAN peluncuran vaksin Covid-19 yang semakin cepat, orang semakin bertanya vaksin mana yang terbaik?

Sekalipun kami mencoba menjawab pertanyaan ini, menemukan vaksin mana yang “terbaik” tidaklah sederhana.

Apakah itu berarti vaksin lebih baik dalam melindungi Anda dari penyakit serius? Yang melindungi Anda dari varian apa pun yang beredar di dekat Anda?

Yang membutuhkan lebih sedikit suntikan booster atau penguat? Yang untuk kelompok usia Anda? Atau itu ukuran lain sepenuhnya?

Baca juga: Vaksin Pfizer Diklaim Efektif Lawan Covid-19, Ini Kata Ahli di Indonesia

Bahkan jika kita dapat mendefinisikan apa yang “terbaik”, itu tidak seperti jika Anda mendapatkan pilihan vaksin.

Sampai serangkaian vaksin tersedia, sebagian besar orang di seluruh dunia akan divaksinasi dengan vaksin apa pun yang tersedia.

Itu berdasarkan data klinis yang tersedia dan rekomendasi otoritas kesehatan, atau berdasarkan apa yang disarankan dokter Anda jika Anda memiliki kondisi medis yang mendasarinya.

Baca juga: Aerator Akuarium untuk Pasien Covid-19 yang Butuh Oksigen, Apa Kata Ahli?

Jadi, jawaban jujur tentang vaksin Covid-19 yang “terbaik” hanyalah yang tersedia untuk Anda saat ini.

Masih belum yakin? Inilah mengapa sangat sulit untuk membandingkan vaksin Covid-19.

Hasil uji klinis hanya sejauh ini

Anda mungkin berpikir uji klinis mungkin memberikan beberapa jawaban tentang vaksin mana yang “terbaik”, terutama uji coba fase 3 besar yang digunakan sebagai dasar persetujuan oleh otoritas pengatur di seluruh dunia.

Uji coba ini, biasanya pada puluhan ribu orang, membandingkan jumlah kasus Covid-19 pada orang yang mendapatkan vaksin, dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan plasebo atau vaksin palsu. Ini memberikan ukuran kemanjuran, atau seberapa baik vaksin bekerja di bawah kondisi uji klinis yang dikontrol ketat.

Dan kita tahu kemanjuran vaksin Covid-19 berbeda-beda. Misalnya, kita belajar dari uji klinis bahwa vaksin Pfizer melaporkan kemanjuran 95

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved