Meski Sudah Divaksinasi Covid-19, Mengapa Orang Masih Bisa Terinfeksi dan Menularkan Virus Corona?

Vaksinasi tidak akan membuat siapa saja 100 persen kebal terhadap penyakit, sekalipun dalam kasus Covid-19 sudah mendapatkan dosis lengkap.

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Ilustrasi. Vaksinasi tidak akan membuat siapa saja 100 persen kebal terhadap penyakit, sekalipun dalam kasus Covid-19 sudah mendapatkan dosis lengkap. 

Dr. Cardona menerangkan, imunisasi dengan vaksin Covid-19 akan memberikan perlindungan terbaik dalam waktu dua pekan setelah divaksinasi penuh.

Apabila seseorang dinyatakan positof Covid-19 atau jatuh sakit beberapa hari kemudian, kemungkinan besar dirinya terpapar sebelum divasinasi penuh.

“Ada kasus penyakit dan atau paparan yang dilaporkan setelah vaksin, tetapi komplikasi penyakit bagi mereka yang belum divaksinasi lebih besar,” jelas dia.

Orang yang sudah divaksinasi juga masih bisa menularkan virus corona

Dr. Cardona menilai bahwa orang yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap masih mungkin menularkan virus corona kepada orang lain, termasuk yang sudah mendapatkan vaksinasi juga.

Tapi, menurut dia, kemampuan seseorang untuk menularkan Covid-19 setelah mendapatkan vaksin dosis lengkap kemungkinannya memang lebih rendah.

“Orang tua, orang-orang yang memiliki kondisi kekebalan atau kesehatan kronis atau yang memiliki gangguan kesehatan mungkin tidak memiliki respons perlindungan terbaik terhadap vaksin, seperti vaksin Covid-19. Kami masih mengumpulkan data dan melakukan penelitian berkelanjutan tentang respons vaksin pada populasi yang rentan ini,” tutur dia.

Berapa lama vaksin Covid-18 bertahan di tubuh?

Menurut Dr. Cardona dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kerangka waktu yang tepat untuk perlindungan dari vaksin Covid-10 belum diketahui saat ini.

Dia mengatakan, masing-masing orang dapat menoleransi vaksin secara berbeda. Jadi, komunitas ilmiah hingga saat ini masih mempelajari kekebalan alami dan kekebalan yang diinduksi vaksin terkait Covid-19.

“Kami tidak tahu persis berapa lama vaksin akan melindungi kita setelah divaksinasi sepenuhnya. Tapi, CDC dan para ahli masih bekerja untuk menentukan jawaban atas pertanyaan ini dan akan terus memberi tahu kita tentang perubahan apa pun”.

“Tetapi satu hal yang kami tahu adalah, bahwa vaksinasi masih merupakan pilihan yang lebih aman untuk mencegah penyakit serius bagi Anda, orang yang Anda cintai, dan untuk kepentingan komunitas kita,” terang dia.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved