Meski Sudah Divaksinasi Covid-19, Mengapa Orang Masih Bisa Terinfeksi dan Menularkan Virus Corona?

Vaksinasi tidak akan membuat siapa saja 100 persen kebal terhadap penyakit, sekalipun dalam kasus Covid-19 sudah mendapatkan dosis lengkap.

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Ilustrasi. Vaksinasi tidak akan membuat siapa saja 100 persen kebal terhadap penyakit, sekalipun dalam kasus Covid-19 sudah mendapatkan dosis lengkap. 

TRIBUNKALTIM.CO – Tidak sedikit orang mungkin masih beranggapan setelah mendapatkan dua dosis suntik vaksin Covid-19 dirinya akan kebal tidak mungkin terinfeksi maupun menulakan virus corona.

Apakah Anda termasuk orang yang berpikir demikian? Jika iya, sebaiknya ubah anggapan Anda.

Spesialis penyakit menular Dr. Lyssette Cardona, MD dari Cleveland Clinic, menjelaskan vaksinasi memang menjadi salah satu senjata terbaik untuk memerangi Covid-19.

Tapi, dia menegaskan, vaksinasi tidak akan membuat siapa saja 100 persen kebal terhadap penyakit, sekalipun dalam kasus Covid-19 sudah mendapatkan dosis lengkap.

Baca juga: Bertambah 15.308 Kasus Covid-19 dalam Sehari, Rekor Tertinggi Selama Pandemi di Indonesia

“Tidak ada vaksin yang menawarkan perlindungan 100 persen terhadap penyakit, namun bisa memberikan Anda kesempatan yang lebih baik untuk melawan konsekuensi menular dari terpapar virus SARS-CoV-2,” jelas Dr. Cardona dimuat dalam laman Clevelan Clinic, Senin (14/6/2021).

Banyak orang mungkin berharap bisa segera terbebas dari pembasan sosial dan keharusan memakai masker setelah mendapatkan vaksinasi.

Tapi, Dr. Cardona memperingatkan bahwa sekarang bukan saatnya untuk lengah. Meskipun sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, masih ada kemungkinan bagi siapa saja untuk bisa terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Vaksinasi lengkap berarti seseorang telah menyelesaikan serangkaian vaksin Covid-19 seperti yang direkomendasikan untuk perlindungan terbaik terhadap komplikasi parah seperti rawat inap dan atau kematian.

Dr. Cardona sendiri pernah mendapati ada beberapa orang yang telah divaksinasi di antara dosis satu dan dua maupun orang yang telah menerima kedua dosis vaksin masih dinyatakan posistif atau terinfeksi Covid-19.

Bagaimana hal itu bisa terjadi, dia mengakitkan dengan risiko pajanan atau di mana orang berada dalam proses vaksinasi.

Baca juga: Wisma Atlet Penuh, Pasien yang Masih Positif Covid-19 Diminta Pulang

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved