Cerita Pasien di RS Wisma Atlet: Tiap Setengah Jam Terdengar Suara Ambulans

Jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta terus bertambah seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19

Editor: Geafry Necolsen
ANTARA FOTO
RS Wisma Atlet. Jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta terus bertambah seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 

"Di Wisma Atlet itu jujur banyak sekali anak-anak kecil dan balita. Di bawah 10 tahun sama balita yang masih 11 bulan juga banyak," kata Andi.

Menurut Andi, anak-anak itu umumnya didampingi oleh orang tuanya yang juga positif Covid-19.

"Mungkin kena dari orang tuanya," kata Andi.

Baca juga: Dinkes Tangerang Stok Tabung Oksigen untuk Pasien Covid-19

Andi menambabkan, banyak pasien anak itu yang hanya mengalami gejala ringan sehingga masih bisa bermain bersama anak sebayanya di lapangan RS Wisma Atlet. Namun, ada juga yang dalam kondisi berat sampai harus dipasangi selang untuk bantuan pernafasan.

"Saya sama adek saya waktu masih di RSDC itu sempat ketemu dengan seorang bapak yang sedang mengendong anaknya sekitar umuran 2 tahun, di mana anak kecil dipasangi alat berupa selang yang ada di hidung anak kecil itu," ucap Andi.

"Saya sedih sekali lihat anak kecil yang tidak tahu apa-apa bisa terpapar Covid-19," sambungnya.

Baca juga: Kasus Covid Melonjak, Dokter Dilema Putuskan Pasien Mana yang Akan Diberi Oksigen

Nakes keteteran

James menyebut, banyaknya pasien yang dirawat di RS Wisma Atlet membuat para tenaga kesehatan keteteran.

James mendapat informasi bahwa jumlah tenaga kesehatan di RS Wisma Atlet hanya berjumlah 2.800 orang, yang dibagi ke dalam tiga shift.

Sementara jumlah pasien saat itu saja sudah menembus angka 6.000 lebih.

Namun, para tenaga kesehatan tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved