11 Tata Cara Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah bagi Pasien Covid-19

Seseorang yang terindikasi (suspek) atau terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala bisa melakukan isolasi mandiri di rumah atas sepengetahuan dokter

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Seseorang yang terindikasi (suspek) atau terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala bisa melakukan isolasi mandiri di rumah atas sepengetahuan dokter 

11 Tata Cara Melakukan Isolasi Mandiri di Rumah bagi Pasien Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO – Seseorang yang terindikasi (suspek) atau terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

Tapi, hal itu harus atas sepengetahuan dokter atau petugas kesehatannya lainnya.

Dilansir dari Health Line, selain tanpa gejala, pasien Covid-19 dengan penyakit ringan atau sedang masih mungkin dipertimbangkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah jika dalam kondisi berikut:

  • Berusia di bawah 60 tahun
  • Tidak merokok
  • Tidak obesitas
  • Tidak memiliki penyakit lain seperti penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus, penyakit paru-paru kronis, kanker, penyakit ginjal kronis, imunosupresi

Seorang dokter atau petugas kesehatan lainnya dapat menilai faktor risiko bersama dengan gejala pasien Covid-19, riwayat kesehatan pasien tersebut, dan kemampuan keluarga untuk mengelola perawatan.

Di mana, anggota keluarga perlu dipastikan bisa membatasi ruang bersama pasien.

Selain itu, agggota keluarga perlu mempraktikkan kebersihan yang direkomendasikan serta tahu bagaimana cara mengenali dan merespons tanda-tanda kesehatan yang memburuk.

Seorang petugas kesehatan perlu menilai apakah rumah yang dimaksud cocok atau tidak untuk tempat isolasi mandiri dan perawatan pasien Covid-19, serta langkah-langkah pengendalian pencegahan infeksi yang tepat diterapkan.

Petugas kesehatan juga penting untuk mendukung pasien dan keluarga pasien di rumah, bisa melalui telepon, telemedicine, atau tim penjangkauan.

Tata cara melakukan isolasi mandiri di rumah bagi pasien Covid-19

Ada sejumlah tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona ke orang lain di rumah selama dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19.

Berikut adalah tata cara melakukan isolasi mandiri di rumah saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dimuat dalam laman resminya who.int:

1. Pasien harus tinggal di kamar terpisah

Jika hal ini tidak memungkinkan untuk dilakukan, maka jaga jarak setidaknya 1 meter dari pasien.

Pasien dan orang lain di ruangan yang sama harus memakai masker medis.

2. Sediakan ventilasi yang baik di kamar pasien dan ruang bersama

Selain menyediaan ventilasi yang baik di berbagai ruangan di rumah, coba buka jendela jika memungkinkan dan aman untuk melakukannya.

3. Pasien harus memakai masker medis sesering mungkin

Pasien penting untuk terus memakai masker medis khususnya ketika tidak sendirian di dalam ruangan dan ketika jarak minimal 1 meter dari orang lain tidak dapat dipertahankan.

4. Pengunjung tidak boleh masuk ke dalam rumah

Jika ada tamu berkunjung, sebaiknya di luar rumah saja untuk mencegah penularan virus corona.

5. Batasi jumlah orang yang menemani di rumah

Jika memungkinkan, batasi jumlah pengasuh pasien Covid-19 hanya satu orang di rumah. Pengasuh ini sebaiknya harus dalam kondisi sehat tanpa punya riwayat penyakit.

6. Pengasuh dan anggota keluarga harus memakai masker medis saat berada di ruangan yang sama dengan pasien

Siapa saja yang berada satu ruangan bersama pasien Covid-19 di rumah harus terus memakai masker.

Selain itu, mereka harus:

  • Tidak boleh menyentuh masker atau wajah
  • Membuang masker setelah meninggalkan ruangan
  • Mencuci tangan sesudahnya

7. Tidak boleh berbagai perlengkapan pribadi

Pasien harus memiliki piring, cangkir, peralatan makan, handuk, dan seprai khusus.

Peralatan ini harus dicuci dengan sabun dan air, serta tidak digunakan oleh orang lain di rumah.

8. Bersihkan permukaan barang yang disentuh

Permukaan benda yang sering disentuh oleh pasien harus dibersihkan dan didesinfeksi setidaknya setiap hari.

9. Setiap orang di rumah harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara teratur

Siapa saja yang berada di rumah tempat isolasi mandiri wajib rajin mencuci tangan, terutama:

  • Setelah batuk atau bersin
  • Sebelum dan sesudah menyiapkan makanan
  • Sebelum makan
  • Setelah menggunakan toilet
  • Sebelum dan sesudah merawat pasien
  • Ketika tangan terlihat kotor

10. Batuk atau bersin harus ditutup

Ketika batuk, siapa saja yang berada di rumah tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 harus menutip mulut dan hidung dengan siku yang tertekuk atau tisu sekali pakai.
Buang tisu segera setelah digunakan.

11. Limbah dari pasien harus dikemas dalam kantong tertutup yang kuat sebelum dibuang atau dibersihkan

Berbagai perlengkapan yang digunakan oleh pasien, seperti masker, handuk, speri, dan barang lain harus dikemas dalam kantong tertutup untuk mencegah penyebaran virus corona.

Berapa lama pasien Covid-19 harus tinggal di rumah untuk isolasi mandiri?

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pada dasarnya orang dengan Covid-19 perlu melakukan isolasi mandiri sampai mereka benar-benar tidak lagi dapat menularkan virus corona ke orang lain.

Berikut beberapa perkiraannya:

  • Pasien yang memiliki gejala harus tetap diisolasi selama minimal 10 hari setelah hari pertama mereka mengembangkan gejala, ditambah 3 hari lagi setelah akhir gejala, yakni ketika mereka tanpa demam dan tanpa gejala pernapasan
  • Orang tanpa gejala harus tetap diisolasi selama minimal 10-14 hari setelah dites positif Covid-19


Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Geafry Necolsen


Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved