Tradisi Mengerikan di India, Bunuh Orangtua karena Masalah Ekonomi

Beberapa daerah di dunia dikenal memiliki tradisi yang cukup unik dan bahkan ekstrem. Seperti tradisi di desa India Selatan yang sudah terjadi selama

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Beberapa daerah di dunia dikenal memiliki tradisi yang cukup unik dan bahkan ekstrem. Seperti tradisi di desa India Selatan yang sudah terjadi selama bertahun-tahun silam. 

Tak jarang mereka juga meminta bantuan dokter atau dukun, untuk memberikan racun, alkohol, atau pil yang dicampur dengan susu/santan.

"Karena aset mereka, orang-orang muda kadang ingin melakukan thalaikoothal pada orang tuanya," kata Elango Rajarathinam, direktur yayasan Tetua di India.

Namun, orang tua hanya menerima nasib mereka, para ahli bahkan meminta thalaikoothal, dan mereka siap mati daripada masyarakat membuat mereka tidak berharga.

Thalaikoothal, Tradisi Membunuh Orangtua di India Secara Diam-Diam Karena Cinta
MalangTODAY.net
Thalaikoothal, Tradisi Membunuh Orangtua di India Secara Diam-Diam Karena Cinta

Sejarah thalaikoothal memang tidak jelas, tetapi beberapa mengatakan itu dilakukan sebelum Kerajaan Inggris, ketika seorang pangeran membantu mertuanya yang sakit untuk mati dengan damai.

Lainnya menduga itu dimulai pada tahun 1950-an, sebagai respon terhadap peningkatan populasi dan ekonomi lokal yang buruk.

Meskipun status sosial perempuan di India lebih rendah, laki-laki lebih sering menjadi korban thalaikoothal, karena aset umum atas nama mereka.

Selain itu, menganggap bahwa keterampilan rumah tangga pria terbatas di India yang didominasi wanita, membuat mereka ketergantungan dengan wanita.

Baca juga: Benarkah Kecerdasan Anak Diturunkan dari Ibu? Bagaimana dengan Peran Ayah?

Baca juga: Benarkah Ponsel Cerdas Bikin Kecerdasan Manusia Menurun? Berikut Faktanya

Banyak yang menganggap bahwa tradisi ini akan menghilangkan penderitaan orang tua, namun thalaikoothal dianggap sebagai keputusan keluarga daripada masalah moral.

Apa pun alasan thalaikoothal, yang ilegal di India, detailnya terdengar mengerikan. Ada banyak perhatian media seputar praktik ini sejak 2010.

Ketika itu koran berbahasa Inggris populer Deccan Chronicle yang memuat kisah mengerikan tentang seorang pria berusia 80 tahun yang nyaris lolos dari kematian di tangan anak-anaknya sendiri.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved