Tradisi Hidang Rumah Makan Padang Tak Sembarangan, Butuh Keahlian Khusus

Puluhan piring dengan isian beraneka lauk disajikan di meja makan, sampai ada sebutan bahwa rumah makan khas Minang menyajikan prasmanan mini.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Puluhan piring dengan isian beraneka lauk disajikan di meja makan, sampai ada sebutan bahwa rumah makan khas Minang menyajikan prasmanan mini. 

Tradisi Hidang Rumah Makan Padang Tak Sembarangan, Butuh Keahlian Khusus

TRIBUNTRAVEL.COM - Restoran khas Minang atau lebih dikenal restoran padang di Jakarta terkenal dengan penyajian hidang.

Puluhan piring dengan isian beraneka lauk disajikan di meja makan, sampai ada sebutan bahwa rumah makan khas Minang menyajikan prasmanan mini.

"Tradisi ini sudah berlangsung sejak lama. Rumah makan padang kan pada dasarnya restoran cepat saji khas Indonesia," tutur Antropolog yang berkecimpung dalam bidang kuliner khas Minang, Nursyiwan Effendi kepada Kompas.com pada 2016.

"Jadi untuk mengantarkan makanan agar tidak bolak-balik, harus dalam satu waktu," kata Nursyiwan yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas. 

"Oleh karena itu tradisinya piring ditumpuk di lengan kiri, dengan tangan kanan untuk menyajikan," pungkasnya.

Butuh keahlian khusus membawa piring lauk

Tradisi hidang terbilang istimewa karena untuk menyajikan lauk yang jumlahnya puluhan, staf restoran butuh keahlian khusus.

Staf restoran Padang Merdeka cabang Tebet, Santoso, bertugas mengambil lauk dan menyajikan makanan ke tamu.

Di restoran khas Minang, petugas yang bertugas mengambil lauk dan membungkus makanan disebut palung. Sementara yang menyajikan makanan disebut tukang saji.

Sekali membawa piring berisi lauk, Santoso dapat mengangkat sampai 14 piring dengan tangan kosong.

Ia membawa piring tersebut tanpa bantuan alat apapun, hanya disusun sedemikian rupa.

"Saya belajarnya (membawa piring) tiga minggu, sampai lancar tiga bulan," jelas Santoso.

Namun agaknya kamu tidak akan melihat atraksi dari Santoso dan staf restoran khas Minang lain untuk menyajikan hidang.

Sebab di masa pandemi, rumah makan khas Minang di Jakarta dilarang menyajikan hidang dan diganti dengan sistem ala carte. 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved