Vaksin AstraZeneca Tidak Disarankan untuk Usia di Bawah 30 Tahun, Ini Alasannya

Penghentian dilakukan sebab batch tersebut tengah diselidiki mengenai adanya dugaan efek samping setelah penyuntikan.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Penghentian dilakukan sebab batch tersebut tengah diselidiki mengenai adanya dugaan efek samping setelah penyuntikan. 

Pihaknya juga melanjutkan, mengenai risiko dan manfaat penggunaan vaksin AstraZeneca.

"Tidak ada pengobatan atau vaksin yang bebas dari risiko. Bagi saya, AstraZeneca memberi lebih banyak manfaat daripada risiko. Namun, untuk di bawah usia 30, vaksin lain mungkin pilihan yang lebih baik," tutur dia.

Zubairi juga menyarankan agar Indonesia dapat mengikuti rekomendasi dari Inggris tersebut.

Hal itu mengingat Inggris telah melakukan vaksinasi dengan AstraZeneca sebanyak lebih dari 22 juta penduduk.

"Saya menyarankan agar sementara belum ada bukti ilmiah di Indonesia, kita mengikuti rekomendasi inggris berdasarkan pengalaman menyuntik vaksin AZ di 22.6 juta penduduknya, yaitu jangan memberikan vaksin AZ pada orang sehat yang berumur kurang dari 30 tahun," kata Zubairi kepada Kompas.com, (21/5/2021).

Penggunaan AstraZeneca di Inggris

Pihaknya menyebutkan, Inggris telah mengeluarkan pedoman pemakaian vaksin AstraZeneca setelah 242 kejadian pembekuan di pembuluh darah vena dengan 49 meninggal.

Data dan pedoman tersebut dikeluarkan sampai dengan 28 April 2021.

"Vaksin AZ telah disuntikkan sebanyak 22,6 juta di penduduk Inggris sampai tanggal tersebut, angka kejadian clot 10.5 per 1 juta suntikan," jelas dia.

Dia juga menyarankan, orang dengan riwayat jumlah trombosit berkurang setelah pengobatan heparin jangan diberikan suntikan AstraZeneca.

Di bawah 40 tahun

Sementara itu dikutip dari BBC (7/5/2021), Pemerintah Inggris menaikkan batas usia penggunaan vaksin AstraZeneca, yaitu tidak boleh diberikan untuk yang berusia di bawah 40 tahun.

Sebelumnya vaksin AstraZeneca tidak disarankan diberikan pada usia di bawah 30 tahun.

Kebijakan tersebut dikeluarkan mengingat risiko AstraZeneca dinilai sedikit lebih tinggi pada kelompok usia yang lebih muda.

Regulator keamanan obat-obatan Inggris mengatakan telah terjadi 242 kasus pembekuan dan 49 kematian, dengan 28,5 juta dosis vaksin telah diberikan.

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved