India Melakukan Pemeriksaan 28 Ekor Gajah, Setelah Salah 9 Singa Terinfeksi Covid-19

Singa Asia yang dilaporkan ini diyakini sebagai kematian hewan pertama yang diketahui di India akibat virus corona.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Sampel dari hidung dan dubur diambil dari 28 gajah, termasuk dua anak gajah pada 8 Juni 2021. 

India Melakukan Pemeriksaan 28 Ekor Gajah, Setelah Salah 9 Singa Terinfeksi Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO - Sebanyak 28 ekor gajah di sebuah cagar alam di India selatan telah diuji untuk Covid-19.

Hal tersebut disampaikan pejabat berwenang pada Rabu (9/6/2021).

Pemeriksaan terhadap gajah dilakukan setelah dilaporkan kematian singa Asia akibat virus corona.

Seekor singa betina berusia 9 tahun di sebuah kebun binatang di Chennai, negara bagian Tamil Nadu, meninggal dunia pada awal Juni 2021.

Singa Asia yang dilaporkan ini diyakini sebagai kematian hewan pertama yang diketahui di India akibat virus corona.

Menurut laporan surat kabar New Indian Express pekan lalu, singa tersebut termasuk di antara 9 singa yang dites positif Covid-19, termasuk dua yang dalam kondisi kritis.

“Setelah singa di Kebun Binatang Vandalur dinyatakan positif Covid-19, kami diminta untuk menguji gajah kamp sebagai tindakan pencegaha,” ujar seorang penjaga hutan di Cagar Harimau Mudumalai di selatan Tamil Nadu seperti dikutip dari CNA, Kamis (10/6/2021).

Pengambilan sampel

Sampel dari hidung dan dubur diambil dari 28 gajah, termasuk dua anak gajah pada 8 Juni 2021.

Sampel tersebut dikirim ke Institut Penelitian Hewan India di negara bagian utara Uttar Pradesh.

Pawang hewan mengangkat belalai gajah-gajah tersebut untuk mengambil sampel dari lubang hidung. Selain itu, penyeka dimasukkan ke dalam dubur gajah untuk diambil sampelnya.

Hasil dari pengujian ini diharapkan akan keluar dalam waktu satu minggu.

Meski demikian, ditegaskan bahwa gajah-gajah yang diuji ini tidak menunjukkan gejala.

“Hewan-hewan itu (gajah yang diuji) tidak menunjukkan gejala, itu hanya sebagai tindakan pencegahan,” ujar penjaga hutan.

Ia mengaku tidak ada kesulitan dalam pengambilan sampel swab karena gajah-gajah tersebut telah terlatih.

Sebelumnya dilaporkan sekitar 21 harimau di sebuah kebun binatang di negara bagian Jharkhand menjalani tes Covid-19 pada pekan lalu, setelah seekor harimau berusia 10 tahun mati.

Tes antigen dari harimau tersebut memperlihatkan hasil negatif, namun para pejabat masih menunggu hasil tes RT-PCR.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved