6 Jenis Vaksin yang Digunakan untuk Melawan Virus Corona

Ada 6 merek vaksin yang akan digunakan yaitu vaksin buatan PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinov

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Ada 6 merek vaksin yang akan digunakan yaitu vaksin buatan PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd. 

Dalam kasus ini, mRNA bertugas menginstruksikan sel-sel di dalam tubuh untuk membuat bagian tertentu dari protein lonjakan virus.

Kemudian sistem kekebalan melihatnya, mengenalinya sebagai benda asing, dan bersiap untuk menyerang ketika infeksi yang sebenarnya terjadi.

5. Pfizer/BioNTech

Pfizer/BioNTech mengungkapkan bahwa tingkat efektivitas vaksin buatan mereka lebih dari 90 persen dalam mencegah Covid-19. 

Vaksin yang dikembangkan bersama BioNTech di Jerman ini terdiri dari instruksi molekuler, dalam bentuk mRNA.

Vaksin ini dikembangkan oleh ilmuwan dengan mengambil kode genetik virus yang menginformasikan apa yang harus dibuat pada sel-sel dan membungkusnya dalam lapisan lipid, sehingga bisa menembus sel-sel tubuh.

Saat vaksin disuntikkan ke dalam tubuh manusia, maka vaksin tersebut akan memasuki sel-sel tubuh dan memerintahkan mereka untuk memproduksi protein spike virus corona.

Vaksin ini kemudian akan memicu sistem kekebalan untuk memproduksi antibodi dan mengaktifkan sel T untuk menghancurkan sel-sel yang terinfeksi.

6. Sinovac Biotech Ltd

Dikutip dari Kompas.com, (16/12/2020), vaksin Sinovac dibuat dengan menggunakan teknologi inactivated virus atau virus yang tidak aktif lagi.

Teknologi ini memungkinkan vaksin dikembangkan lebih cepat.

Dengan menggungkan inactived virus, pembuatannya banyak menggunakan partikel virus yang dimatikan untuk dapat memicu sistem kekebalan tubuh terhadap virus, tanpa menimbulkan respons penyakit yang serius.

Selain itu, vaksin inactivated virus juga memungkinkan vaksin lebih mudah disimpan di lemari es dengan standar suhu 2-8 derajat Celsius dan dapat bertahan hingga tiga tahun.

Penulis : Retia Kartika Dewi
Editor : Geafry Necolsen

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved