Catat, Berikut Daftar Menu Makanan yang Direkomendasikan untuk Pasien Covid-19

Tak jarang, pasien Covid-19 diberi makan bubur atau sup secara terus-menerus, layaknya pemberian makan pada orang sakit tipes.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Tak jarang, pasien Covid-19 diberi makan bubur atau sup secara terus-menerus, layaknya pemberian makan pada orang sakit tipes. 

Catat, Berikut Daftar Menu Makanan yang Direkomendasikan untuk Pasien Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO  - Kebutuhan asupan nutrisi menjadi bagian penting dalam menjaga imunitas dan mempercepat penyembuhan pasien Covid-19, termasuk yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Namun, tidak sedikit masyarakat yang masih belum paham dalam menentukan makanan bergizi yang tepat untuk pasien Covid-19.

Tak jarang, pasien Covid-19 diberi makan bubur atau sup secara terus-menerus, layaknya pemberian makan pada orang sakit tipes.

Menanggapi persoalan tersebut, dokter, filsuf dan ahli gizi komunitas, Dr dr Tan Shot Yen M Hum mengatakan, bahwa ini adalah persoalan literasi gizi yang sudah jadi urgensi.

"Prinsipnya gizi seimbang dan diolah dengan cara yang sehat," kata Dr Tan kepada Kompas.com.

Dr Tan menjelaskan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebenarnya sudah mengeluarkan panduan yang sangat jelas terkait asupan gizi seimbang, yang harus dikonsumsi oleh setiap individu, baik yang sehat maupun yang sedang sakit.

Dalam panduan Kemenkes tentang makanan gizi seimbang, yaitu dalam satu porsi piring terdapat empat isi sebagai berikut.

1. Makanan pokok seperti nasi, ubi, singkong, jagung dan lain sebagainya.

2. Lauk-pauk seperti ikan, daging ayam, daging sapi, telur, dan lain sebagainya. 

3. Buah-buahan, sangat lebih baik dimakan dengan cara digigit langsung bukan di jus dengan campuran kental manis ataupun gula

4. Sayuran, semua jenis sayuran, baik untuk tubuh jika dicuci bersih dan di masak dengan cara yang tepat

Perlu juga diingat, sayur dan buah harus dicuci dengan bersih dahulu, lauk-pauk di masak dengan matang, dan upayakan untuk menghindari gula, garam dan lemak yang berlebihan.

"Pandemi sebenarnya membuat orang sadar diri apakah selama ini makan benar apa enggak," ujarnya.

Menurut Dr Tan, semua makanan kaya nutrisi seperti protein bisa menjadi asupan sangat baik untuk tubuh setiap orang, terutama mereka yang sakit.

Namun di sisi lain, juga bisa menjadi bumerang yang justru membuat pasien tidak mendapatkan manfaat apapun, jika makanan diolah dengan cara yang salah.

Selain itu, ia mengingatkan, makanan dalam bentuk bubur biasanya diberikan kepada orang yang benar-benar punya kesulitan mengunyah, dan ususnya memiliki masalah penyerapan.

"Bubur itu bagi orang yang punya masalah penyerapan di ususnya dan (biasanya) jadi makanan pendamping air susu ibu (MPASI)," ucap dia.

"Sup itu lebih kelihatan manusiawi dari sisi rasa dan tampilan," tambahnya.

Saran makanan untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri

Dr Tan sangat menyarankan, keluarga yang merawat pasien Covid-19 di rumah, belajar bagaimana cara menyajikan makanan yang kaya nutrisi dan tetap terjaga manfaatnya.

Selain mencoba mengonsumsi makanan sesuai panduan Kemenkes, pengolahan makanan tradisional juga menjadi pilihan baik untuk asupan pasien.

"Justru saat begini kita perlu evaluasi. Makan benar dengan olahan nusantara itu sehat banget. Ayam bisa dipepes, soto, garang asem, kari atau gulai," tuturnya.

Bahkan, rempah-rempah yang dipakai sebagai penyedap rasa dalam pengolahan makanan tradisional ini, berlaku sebagai functional food, di mana sifat antioksidan dan mineralnya justru akan mempertinggi kualitas masakan.

Namun, Ia mengingatkan, dalam mengolah masakan nusantara, ada baiknya tidak melenceng dari resep aslinya.

Misalnya, saat memasak rendang, bumbu rempah-rempah harusnya disangrai. Tetapi sekarang, banyak resep justru menyarankan pembuatannya dengan cara ditumis.

"Kebanyakan orang jadi ngasal, karena mau praktis dan cepat. Padahal tubuh manusia butuh gizi yang diperlakukan dengan baik dan benar. Bukan kesesatan teknologi," ucap dia.

Sama halnya yang disebutkan oleh Dr Tan, berikut tips pemenuhan makanan dan nutrisi selama melakukan isolasi mandiri dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

1. Buatlah rencana makanan yang Anda butuhkan

2. Utamakan membuat makanan dengan bahan-bahan segar

3. Mempersiapkan makanan rumahan

4. Memanfaatkan opsi pengiriman makanan

5. Perhatikan ukuran porsi makan pasien

6. Ikuti praktik pembuatan makanan yang aman; batasi (sedikit) garam, batasi gula, batasi asupan lemak

7. Konsumsi banyak serat buah dan sayur

8. Jaga tubuh tetap terhidrasi (banyak konsumsi cairan atau air)

9. Hindari konsumsi alkohol

10. Nikmati makanan dengan keluarga

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved