Tempat-tempat Misterius di Dunia yang Ditemukan Lewat Google Maps

Sejak Google Maps diluncurkan pada tahun 2005, semua pengguna dari berbagai penjuru dunia bisa mengeksplore setiap sudut Bumi secara online.

Editor: Geafry Necolsen
Google Maps
Berkat Google Maps, kita bisa menemukan tempat-tempat menarik, bangunan misterius hingga tempat bersejarah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya. 

Tempat-tempat Misterius di Dunia yang Ditemukan Lewat Google Maps

TRIBUNTRAVEL.COM - Di tengah situasi pandemi yang mengharuskan orang mengurangi aktivitas di luar rumah, jalan-jalan keliling dunia tanpa beranjak dari sofa rasanya menjadi ide yang menarik.

Sejak Google Maps diluncurkan pada tahun 2005, semua pengguna dari berbagai penjuru dunia bisa mengeksplore setiap sudut Bumi secara online.

Bahkan mereka bisa menemukan tempat-tempat menarik, bangunan misterius hingga tempat bersejarah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.

Dirangkum dari laman Brightside.me, berikut 8 tempat menarik sekaligus misterius di Bumi yang berhasil ditemukan berkat bantuan Google Maps.

1. The Band of Holes, Peru

brightside
brightside

The Band of Holes atau dalam bahasa Spanyol disebut Monte Sierpe (gunung ular) merupakan rangkaian sekitar 5 ribuan lubang seukuran manusia yang ditemukan di Lembah Pisco, Dataran Tinggi Nazca, peru.

Masyarakat setempat menduga ini adalah kuburan atau tempat penyimpanan pada masa Kerajaan Inca (1438-1533).

Menariknya, ribuan lubang ini tampak seperti geometris raksasa di peta.

Asal-usul keberadaan tempat ini pun masih menjadi misteri dan para arkeolog hanya bisa memberi berbagai asumsi.

Baca juga: Diduga Menjadi Penyebab Kebakaran Kilang Pertamina, Ini Ciri Khas Petir Indonesia

2. Pulau Buatan, Belanda

brightside
brightside

Pulau ini terletak di Ketelmeer, Belanda dan sekilias mirip bentuknya seperti ikon pin geolokasi.

Pulau buatan bernama IJsseloog ini rupanya tempat penyimpanan lumpur yang tercemar.

3.Segitiga raksasa, AS

brightside
brightside

Tempat yang tampak misterius ini terletak di Wittmann, Arizona.

Rupanya ini adalah Pangkalan Angkatan Udara yang ditinggalkan sekitar tahun 1956-1966.

4. Sidik jari raksasa, Inggris

©  Google Earth
© Google Earth

Sidik jari raksasa yang disebut Fingermaze ini terletak di Hove Park di kota Brighton & Hove, Inggris.

Ini adalah patung publik yang diukir menjadi taman dan dilapisi dengan batu dan adukan kapur.

Fingermaze diciptakan oleh seniman lingkungan Chris Drury pada tahun 2006, dan melambangkan perjalanan hidup.

5. Simbol misterius di gurun Cina

 ©  Google Earth via Brightside
© Google Earth via Brightside

Simbol misterius ini terlihat seperti dicetak dengan cap besar di permukaan Gurun Gobi.

Penemuan ini pun cukup membuat penasaran publik dalam jangka waktu cukup lama.

Setelah ditelitu, ternyata simbol di gurn ini merupakan buatan manusia.

Menurut Jonathon Hill, teknisi penelitian dan perencana misi di Mars Space Flight Facility di Arizona State University, simbol ini kemungkinan besar adalah target kalibrasi satelit mata-mata.

6. Kolam penguapan kalium, AS

©  Google Earth
© Google Earth

Kolam biru elektrik di tengah gurun berwarna coklat kemerahan di Utah ini adalah tempat ekstraksi kalium klorida, yang juga dikenal sebagai kalium.

Intrepid Potash, Inc. mengoperasikan 3 tambang kalium di Amerika Serikat.

Lokasi yang paling terkenal dan paling banyak difoto ada di Moab, Utah, yang bisa dilihat pada foto di atas.

7. Wajah alien, Antartika

brightside
brightside

Ketika anomali ini ditemukan di pegunungan Antartika, para ahli teori konspirasi mengiranya sebagai membuktikan adanya peradaban alien.

Namun, ada teori yang lebih logis.

Terbentuknya struktur unik ini murni alami dan acak oleh retakan es, bisa juga akibat pareidolia.

Menurut NASA, "Pareidolia adalah fenomena psikologis ketika orang melihat bentuk yang seperti wajah atau makluk lain, misalnya di awan, formasi batuan, atau objek terkait lainnya."

8. Danau Lonar, India

brightside
brightside

Danau Lonar muncul akibat tabrakan asteroid dengan bumi sekitar 50.000 tahun yang lalu.

Danau ini memiliki kawah meteor dengan diameter sekitar 5.900 kaki.

Danau Lonar memiliki diameter rata-rata 3.900 kaki dan sekitar 449 kaki di bawah tepi kawah.

Pada Juni 2020, sesuatu yang tidak terduga terjadi pada danau tersebut.

Air berubah warna menjadi merah muda selama 2-3 hari.

Para ahli percaya perubahan itu kemungkinan karena peningkatan salinitas di air, keberadaan alga, atau kombinasi keduanya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved