Peneliti Mendeteksi Virus Corona Pada Kucing

Ini karena virus penyebab COVID-19 termasuk dalam famili virus corona penyebab penyakit pada seluruh mamalia.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Ini karena virus penyebab COVID-19 termasuk dalam famili virus corona penyebab penyakit pada seluruh mamalia. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejak awal pandemi virus corona, potensi hewan untuk dapat terjangkit dan menularkan penyakit ini telah diteliti secara cermat oleh para ilmuwan.

Ini karena virus penyebab COVID-19 termasuk dalam famili virus corona penyebab penyakit pada seluruh mamalia.

Sebuah bukti menunjukkan bahwa virus ini muncul pertama kali pada kelelawar dan seorang kolega saya di Universitas Glasgow baru-baru ini menetapkan bahwa sub-jenis virus corona yang dimiliki virus corona telah terdapat pada populasi kelelawar sejak 1940-an.

Jadi, masuk akal jika para peneliti ingin mencari tahu apakah virus corona dapat ditularkan ke hewan peliharaan, apakah hewan ini dapat menunjukkan gejala infeksi, dan apakah mereka dapat berperan dalam epidemiologi penyakit.

Baca Juga:

Ditemukan Kucing dan Hewan Lainnya Tertular COVID-19, dari Manusia?

Mengapa Kucing Disebut Punya 9 Nyawa? Ini Penjelasannya

Hewan Peliharaan Mampu Meredakan Stres, Terutama Anjing dan Kucing

Kucing merupakan hewan peliharaan terpopuler di Inggris - survei tahun 2019 mengungkapkan ada hampir 11 juta kucing yang dipelihara di negara ini.

Perhatian publik tentang kucing awalnya muncul ketika harimau dan singa di Kebun Binatang Bronx, New York, ditemukan terinfeksi SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19.

Kucing mengartikan belaian di kepala sebagai bentuk perhatian.
Thinkstock
Kucing mengartikan belaian di kepala sebagai bentuk perhatian. Lihat apa yang kucing sorot.Tyler Olson/Shutterstock

Beberapa laporan sporadis tentang kucing-kucing peliharaan yang terjangkit COVID-19 di berbagai negara, seperti di Hong Kong, Belgia, Prancis, Spanyol dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa kucing mereka juga dites positif terkena virus corona.

Maka dari itu, kami memutuskan untuk mencari tahu apakah mungkin jika di Inggris, kucing peliharaan juga bisa terlibat di dalam pandemi COVID-19?

Mencari coronavirus pada kucing di Inggris

Pada awal Mei, saya dan rekan kerja saya mendapat persetujuan etis untuk secara retrospektif melakukan pengujian SARS-CoV-2 pada kucing.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved