Gumpalan Misterius Ditemukan di Norwegia, Isinya Mengejutkan

Objek tersebut tampak berbentuk bola besar seperti jeli, dengan lebar sekitar lebih dari satu meter, melayang di antara dasar laut dan permukaan.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Beberapa tahun lalu, para penyelam yang menjelajahi pantai barat Norwegia menemukan sebuah objek yang aneh. 

TRIBUNKALTIM.CO - Beberapa tahun lalu, para penyelam yang menjelajahi pantai barat Norwegia menemukan sebuah objek yang aneh. Peneliti kemudian mengamati gumpalan misterius tersebut

Objek tersebut tampak berbentuk bola besar seperti jeli, dengan lebar sekitar lebih dari satu meter, melayang di antara dasar laut dan permukaan.

Terdapat garis gelap yang memotong pusat bola itu, dan uniknya lagi gumpalan misterius tersebut tembus cahaya.

Baca juga: Jutaan Ikan Mati di Lautan, Apa Itu Zona Mati? 

Kejadian ini buka pertama kalinya, karena hampir 100 penampakan gumpalan aneh di Norwegia yang serupa juga telah dilaporkan sejak 1985, di sekitar perairan di negara ini dan Laut Mediterania.

Namun kini, para peneliti akhirnya mengidentifikasi gumpalan misterius tersebut. Mereka mengungkap bahwa gumpalan itu adalah kantung telur yang jarang terlihat dari spesies cumi-cumi yang biasa disebut Illex coindetii.

Sebuah studi baru yang diterbitkan 30 Maret di jurnal Scientific Reports mengungkapkan bahwa, setiap gumpalan mungkin berisi ratusan ribu telur cumi-cumi kecil dan terbungkus dalam gelembung lendir yang perlahan hancur.

Baca juga: Negara Paling Tertutup di Dunia, Lebih Misterius dari Korea Utara

Hebatnya, kata peneliti, ini adalah pertama kalinya mereka mengidentifikasi kantung telur cumi-cumi jenis I. coindetii di alam liar.

Karena sebenarnya, para ilmuwan telah mengetahui tentang I. coindetii selama lebih dari 180 tahun dan telah mengamati spesies cumi-cumi ini secara luas di sekitar Laut Mediterania dan kedua sisi Atlantik.

"Kami juga harus melihat apa yang ada di dalam bola sebenarnya, menunjukkan embrio cumi-cumi pada empat tahap berbeda," kata penulis utama studi Halldis Ringvold, manajer organisasi zoologi laut Sea Snack Norway, yang dilansir Live Science, Sabtu (3/4/2021).

Baca juga: Alasan WHO Ubah Nama Varian Virus Corona dengan Alfabet Yunani

Selain itu peneliti dapat melihat bagaimana bola mengubah konsistensi dari berbentuk tegas dan transparan menjadi pecah dan buram ketika sang embrio cumi yang berada di dalamya berkembang.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved