Begini Nasib Bangkai Pesawat yang Sudah Tidak Terpakai Lagi

Sudah menjadi hal yang sangat wajar jika barang bekas akan terbengkalai menjadi rongsokan dan dibuang ke tempat sampah.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Setelah pesawat dalam masa pensiun, pihak maskapai penerbangan yang bersangkutan akan menyiapkan beberapa hal untuk mengatasi bangkai pesawat ini. 

Begini Nasib Bangkai Pesawat yang Sudah Tidak Terpakai Lagi

TRIBUNKALTIM.CO - Setelah pesawat dalam masa pensiun, pihak maskapai penerbangan yang  akan menyiapkan beberapa hal untuk mengatasi bangkai pesawat ini seperti dipindahtangankan dan dipreteli untuk keuntungan ekonomis.

Sudah menjadi hal yang sangat wajar jika barang bekas akan terbengkalai menjadi rongsokan dan dibuang ke tempat sampah.

Namun, yang terkadang masih mengganjal di pikiran, akan kemanakah perginya rongsokan atau bangkai pesawat akan dibuang?

Sebelum menjawab pertanyaan, kemana bangkai pesawat akan dibuang, lebih dahulu untuk diketahui bahwa setiap pesawat memiliki usai terkait dengan standar keamanan.

Pesawat berusia tua jelas tak diperbolehkan untuk terbang.

Baca juga: Berapa Tahun Usia Pesawat yang Aman Beroperasi di Indonesia?

Baca juga: Kuburan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

bangkai pesawat

Pesawat yang sudah tak lagi beroperasi dikumpulkan di padang pasir luas. FOTO: kaskus.co.id

Air Salvage International, sebuah perusahaan yang berbasis di Bandara Cotswolds Inggris menyebut rata-rata usia pesawat yang dibongkar telah mencapai usia 18 tahun.

Namun ada juga pembongkaran pesawat yang bahkan belum genap berusia 10 tahun.

Setelah pesawat dalam masa pensiun, pihak maskapai penerbangan atau pemilik pesawat akan menyiapkan beberapa hal untuk mengatasi bangkai pesawat ini.

Ilustrasi, bangkai pesaway
Ilustrasi, bangkai pesaway (Phinemo)

Di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa bahkan terdapat padang pasir luas yang dimanfaatkan untuk menampung pesawat.

Baca juga: Ini yang Akan Terjadi Jika Pintu Pesawat Dibuka saat Terbang

Baca juga: Mengapa Kebanyakan Jalur Pesawat Berada di Atas Laut? Ini Alasannya

Misalnya seperti di Mojave Desert Amerika Serikat, Cotswolds Inggris, Tarbes dan Francazal di Prancis, dan Teruel di Spanyol.

bangkai pesawat

Aero Park yang tampak dari udara. Foto dari bali-indonesia.com

Sekilas akan terlihat seperti kuburan pesawat. Namun, sebenarnya, tempat-tempat tersebut hanyalah persinggahan sementara badan-badan pesawat yang tak lagi dioperasikan.

Setelah pesawat tersebut dihapus dari daftar terbang dan berpindah kepemilikan, onderdil alias suku cadang dan barang berharga lainnya akan dipreteli untuk keuntungan ekonomis.

Kemudian, badan pesawat yang sudah dipreteli dipotong untuk digunakan sebagai fasilitas pelatihan awak kabin, petugas pemadam kebakaran atau untuk kepentingan lembaga pendidikan.

Salah satu contohnya adalah maskapai penerbangan Virgin Atlantic Boeing 747.

Ilustrasi, tempat pembuangan bangkai pesawat. Pesawat terbang di Indonesia bisa dibilang lebih 'berumur' dibanding pesawat luar negeri.
Ilustrasi, tempat pembuangan bangkai pesawat. Pesawat terbang di Indonesia bisa dibilang lebih 'berumur' dibanding pesawat luar negeri. (Warta Kota)

Baca juga: Bisakah Pesawat Terbang Lakukan Pendaratan Darurat di Permukaan Air?

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Pintu Penumpang Pesawat Berada di Sebelah Kiri

Setelah tak lagi beroperasi, pesawat ini berpindah kepemilikan ke perusahaan Virgin Galactic di mana kini difunsgikan sebagai landasan luncur pesawat ruang angkasa.

Lalu, ada juga Transaero Boeing 767 dari Rusia yang telah bangkrut kemudian diubah menjadi instalasi cantik di sebuah taman di sebelah barat Irlandia.

Sedangkan di Indonesia, salah satu maskapai Batavia Air malah dibiarkan mangkrak di area bekas hangar Batavia Air, tepatnya dekat markas pemadam kebakaran yang masih satu wilayah dengan kawasan perkantoran Bandara Soekarno-Hatta.

Meski demikian, maskapai penerbangan mangkrak tersebut tak selalu dibiarkan begitu saja.

Ada juga yang memanfaatkannya sebagai taman wisata seperti yang ada di Desa Wisata Lembah Kalipancur, Semarang dan Aero Park Bali.Pengelola Desa Wisata Lembah Kalipancur, Semarang mengaku telah menginvestasikan Rp 1,5 miliar untuk bangkai pesawat.

Bangkai pesawat Merpati tersebut diubah menjadi spot foto dan juga kafe. Banyak wisatawan yang datang hanya untuk berfoto, namun tak sedikit yang nikmati santap makan di aeroplane kafe.

Bahkan, di Bali, bangkai pesawat disulap menjadi restoran mewah dan begitu cantik. Restoran tersebut bernama Keramas Aero Park.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved