Begini Nasib Bangkai Pesawat yang Sudah Tidak Terpakai Lagi

Sudah menjadi hal yang sangat wajar jika barang bekas akan terbengkalai menjadi rongsokan dan dibuang ke tempat sampah.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Setelah pesawat dalam masa pensiun, pihak maskapai penerbangan yang bersangkutan akan menyiapkan beberapa hal untuk mengatasi bangkai pesawat ini. 

Misalnya seperti di Mojave Desert Amerika Serikat, Cotswolds Inggris, Tarbes dan Francazal di Prancis, dan Teruel di Spanyol.

bangkai pesawat

Aero Park yang tampak dari udara. Foto dari bali-indonesia.com

Sekilas akan terlihat seperti kuburan pesawat. Namun, sebenarnya, tempat-tempat tersebut hanyalah persinggahan sementara badan-badan pesawat yang tak lagi dioperasikan.

Setelah pesawat tersebut dihapus dari daftar terbang dan berpindah kepemilikan, onderdil alias suku cadang dan barang berharga lainnya akan dipreteli untuk keuntungan ekonomis.

Kemudian, badan pesawat yang sudah dipreteli dipotong untuk digunakan sebagai fasilitas pelatihan awak kabin, petugas pemadam kebakaran atau untuk kepentingan lembaga pendidikan.

Salah satu contohnya adalah maskapai penerbangan Virgin Atlantic Boeing 747.

Ilustrasi, tempat pembuangan bangkai pesawat. Pesawat terbang di Indonesia bisa dibilang lebih 'berumur' dibanding pesawat luar negeri.
Ilustrasi, tempat pembuangan bangkai pesawat. Pesawat terbang di Indonesia bisa dibilang lebih 'berumur' dibanding pesawat luar negeri. (Warta Kota)

Baca juga: Bisakah Pesawat Terbang Lakukan Pendaratan Darurat di Permukaan Air?

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Pintu Penumpang Pesawat Berada di Sebelah Kiri

Setelah tak lagi beroperasi, pesawat ini berpindah kepemilikan ke perusahaan Virgin Galactic di mana kini difunsgikan sebagai landasan luncur pesawat ruang angkasa.

Lalu, ada juga Transaero Boeing 767 dari Rusia yang telah bangkrut kemudian diubah menjadi instalasi cantik di sebuah taman di sebelah barat Irlandia.

Sedangkan di Indonesia, salah satu maskapai Batavia Air malah dibiarkan mangkrak di area bekas hangar Batavia Air, tepatnya dekat markas pemadam kebakaran yang masih satu wilayah dengan kawasan perkantoran Bandara Soekarno-Hatta.

Meski demikian, maskapai penerbangan mangkrak tersebut tak selalu dibiarkan begitu saja.

Ada juga yang memanfaatkannya sebagai taman wisata seperti yang ada di Desa Wisata Lembah Kalipancur, Semarang dan Aero Park Bali.Pengelola Desa Wisata Lembah Kalipancur, Semarang mengaku telah menginvestasikan Rp 1,5 miliar untuk bangkai pesawat.

Bangkai pesawat Merpati tersebut diubah menjadi spot foto dan juga kafe. Banyak wisatawan yang datang hanya untuk berfoto, namun tak sedikit yang nikmati santap makan di aeroplane kafe.

Bahkan, di Bali, bangkai pesawat disulap menjadi restoran mewah dan begitu cantik. Restoran tersebut bernama Keramas Aero Park.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved