Mengapa Mayoritas Masyarakat Indonesia Makan Nasi? Ini Sejarahnya

Beras yang dimasak menjadi nasi ini, tak hanya bernilai sebagai bahan makanan saja, melainkan juga menjadi bagian budaya di Indonesia.

Editor: Geafry Necolsen
net
Beras yang dimasak menjadi nasi ini, tak hanya bernilai sebagai bahan makanan saja, melainkan juga menjadi bagian budaya di Indonesia. 

Mengapa Mayoritas Masyarakat Indonesia Makan Nasi? Ini Sejarahnya

TRIBUNKALTIM.CO - Beras mempunyai sejarah panjang sampai menjadi makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia.

Beras yang dimasak menjadi nasi ini, tak hanya bernilai sebagai bahan makanan saja, melainkan juga menjadi bagian budaya di Indonesia.

Baca juga: Selain di Indonesia, Warga di 5 Negara Ini Juga Punya Tradisi Makan Pakai Tangan

Fadly Rahman, sejarawan kuliner Sejarawan makanan sekaligus dosen Departemen Sejarah Universitas Padjajaran, menjelaskan nilai sejarah beras di Indonesia.

Baca juga: Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi, Alasan Mengapa Makanan Ini Bikin Ketagihan

Baca juga: Nasi yang Terlalu Sering Dipanasi Bisa Menyebabkan Keracunan Makanan

Tanaman yang masuk dalam genus Oryza sudah menjadi makanan pokok bangsa ini sebelum nama Indonesia sendiri terbentuk.

Menurut hasil penelitian para arkeologi bidang pangan ditemukan dua peninggalan sejarah mengenai padi.

Pertama ada ahli yang mengatakan bahwa padi adalah tanaman endemik Nusantara, kedua padi dibawa oleh orang China dan India.

"Sebelumnya masyarakat Nusantara makanan pokoknya adalah umbi-umbian, tetapi pada masa Hindu-Buddha pedagang Tionghoa dan India membawa padi, lalu oleh masyarakat lokal dibudidayakan dan menjadi makanan pokok," tutur Fadly pada Kompas.com, Rabu (16/09/2020).

Bukti bahwa padi sudah dibudidayakan di Indonesia terpahat dalam relief Candi Borobudur di Magelang.

Terlihat bagaimana nenek moyang bangsa Indonesia merupakan petani padi yang handal. Fadly menambahkan bahwa budidaya padi juga tertulis dalam naskah kuno Nusantara.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved