Profil Presiden Pertama RI: Soekarno

Soekarno awalnya diberi nama Koesno Sosrodihardjo, kemudian diganti menjadi Soekarno karena sering sakit.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Soekarno awalnya diberi nama Koesno Sosrodihardjo, kemudian diganti menjadi Soekarno karena sering sakit. 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno, atau akrab dipanggil dengan Bung Karno, menjadi sosok yang dikagumi hingga saat ini.

Bung Karno, yang juga dikenal sebagai Putra Sang Fajar, lahir di Surabaya, pada 6 Juni 1901.

Dikutip dari laman RRI, Soekarno awalnya diberi nama Koesno Sosrodihardjo, kemudian diganti menjadi Soekarno karena sering sakit.

Baca juga: Sejarah Empat Serangkai: Tokoh, dan Kiprahnya

Baca juga: 7 Jenderal yang Dibunuh PKI , Ini Kisah Penemuan hingga Pengangkatan Jenazahnya

Tokoh proklamator ini lahir dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai.

Kedua orang tuanya bertemu di Bali, saat ayahnya menjadi guru dan ibunya merupakan bangsawan di Bali.

Baca juga: Profil Presiden Ketiga RI: Bacharuddin Jusuf Habibie, Jenius dari Indonesia

Disebutkan, Soekarno memiliki saudara atau kakak kandung perempuan bernama Sukarmini.

Baca juga: Sejarah Paskibraka, Berawal dari Perintah Presiden Soekarno

Baca juga: Profil Presiden Kedua RI: Soeharto, Masa Jabatannya Paling Lama

Kisah hidup Soekarno

Semasa kecilnya, Soekarno tidak tinggal bersama dengan orang tuanya yang berada di Blitar.

Ia tinggal bersama kakeknya yang bernama Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur.

Bahkan, Soekarno sempat bersekolah Jawa Timur, walau tidak sampai tamat, dan kemudian ikut bersama dengan orang tuanya pindah ke Mojokerto.

Setelah itu, ia di sekolahkan di Eerste Inlandse School, di mana ayahnya juga bekerja di situ sebagai guru.

Baca juga: Profil Presiden Keempat RI: Abdurrahman Wahid, Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved