Lovelace, Perempuan Pertama yang Menjadi Programer Komputer

Jauh sebelum era Steve Jobs, Bill Gates, Mark Zuckerberg, Elon Musk dan masih banyak nama maskulin lainnya, seorang wanita bernama lovelace

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Jauh sebelum era Steve Jobs, Bill Gates, Mark Zuckerberg, Elon Musk dan masih banyak nama maskulin lainnya, seorang wanita bernama Lovelace mengmbangkan bahasa pemrograman. 

Kini, setiap hari Selasa pada pekan kedua bulan Oktober, ditetapkan sebagai Ada Lovelace Day, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Ada kepada sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Baca juga: 5 Bank Kelas Dunia yang Pernah Dibobol Hacker, Ini yang Diincar

Ada Lovelace merupakan salah satu perempuan penting dalam sejarah teknologi dunia. Dengan keunikannya yang mengawinkan ketertarikan akan angka dan bahasa, Ada mampu membuat terobosan baru dalam komputasi.

Ia mengidentifikasi konsep yang benar-benar baru. Ada sadar bahwa mesin analitik bisa lebih dari sekadar angka, dan hal tersebut menjadi persepsi awal tentang komputer modern, di mana mesin bisa berkontribusi pada bidang lain dari usaha manusia, termasuk membuat musik.

Baca juga: 10 Hacker Paling Berbahaya di Dunia, Salah Satunya dari Indonesia

Lovelace memahami bahwa apapaun yang dapat diubah menjadi angka, seperti musik, atau alfabet (bahasa) atau gambar, akan bisa dimanipulasi oleh algoritma komputer.

Bagi Lovelace, mesin analitik memiliki potensi untuk merevolusi cara kera seluruh dunia, bukan hanya dunia matematika.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved