Waspada Infeksi Jamur Hitam yang Mematikan, Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mencegahnya

Infeksi jamur hitam menyerang dengan agresif dan sulit diobati. Dokter di India melaporkan, kasus infeksi jamur hitam melonjak di antara pasien Covid-

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Infeksi jamur hitam menyerang dengan agresif dan sulit diobati. Dokter di India melaporkan, kasus infeksi jamur hitam melonjak di antara pasien Covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO – Saat pandemi Covid-19 belum usai, India dihantam oleh infeksi jamur hitam atau mukormikosis.

Infeksi jamur hitam menyerang dengan agresif dan sulit diobati. Dokter di India melaporkan, kasus infeksi jamur hitam melonjak di antara pasien Covid-19.

Sebenarnya, siapa saja bisa terinfeksi jamur hitam. Namun, mereka yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, lebih rentan terkena infeksi jamur hitam.

Penyebab infeksi jamur hitam

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mukormikosis merupakan infeksi jamur yang serius namun jarang terjadi.

Infeksi jamur hitam disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut mukormikosis yang hidung di lingkungan kotor, seperti tanah dan bahan organik busuk atau tumpukan kompos.

Infeksi jamur hitam dimulai ketika seseorang bersentuhan dengan spora jamur di lingkungannya.

Biasanya, jamur hitam menginfeksi orang yang memiliki masalah kesehatan atau mengonsumsi obat yang menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Jamur hitam yang masuk melalui luka atau goresan juga dapat berkembang di kulit hingga menyebabkan kerusakan.

Adapun jenis jamur yang sering menyebabkan infeksi jamur hitam adalah spesies Rhizopus, spesies Mucor, spesies Rhizomucor, spesies Syncephalastrum, spesies Cunninghamella bertholletiae, spesies Apophysomyces, dan spesies Lichtheimia.

Gejala infeksi jamur hitam

Dilansir dari WebMd, gejala infeksi jamur hitam bergantung di bagian tubuh mana jamur tumbuh dan menginfeksi.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved