Sembuh dari Covid-19, 9.000 Orang India Terinfeksi Jamur Hitam

Infeksi jamur hitam sekarang menjadi lebih menantang daripada Covid-19. Jika pasien tidak dirawat tepat waktu dan tepat,

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Infeksi jamur hitam sekarang menjadi lebih menantang daripada Covid-19. Jika pasien tidak dirawat tepat waktu dan tepat, maka angka kematian bisa naik hingga 94 persen. 

Sebuah studi terpisah oleh empat dokter India telah mengamati lebih dari 100 kasus pasien Covid-19 yang terjangkit mukormikosis. Ditemukan 79 di antaranya adalah laki-laki, dan 83 di antaranya menderita diabetes.

Studi lain terhadap 45 pasien jamur hitam di dua rumah sakit Mumbai menemukan bahwa semuanya adalah penderita diabetes atau didiagnosis diabetes saat masuk rumah sakit. Mereka semua memiliki kadar gula darah yang sangat tinggi.

"Tidak ada pasien mukormikosis yang gula darahnya normal," kata Dr Akshay Nayar, seorang ahli bedah mata yang telah merawat sejumlah pasien, kepada BBC.

Apa itu mukormikosis?

Mucormikosis adalah infeksi yang sangat jarang. Hal ini disebabkan paparan jamur mukosa yang banyak ditemukan di tanah, tanaman, pupuk kandang, serta buah dan sayuran yang membusuk.

"Ini ada di mana-mana, ditemukan di tanah dan udara dan bahkan di hidung dan lendir orang sehat," kata Dr Akshay Nair, seorang ahli bedah mata yang berbasis di Mumbai.

Infeksi ini memengaruhi sinus, otak dan paru-paru, dan dapat mengancam jiwa pada penderita diabetes atau penderita kekebalan yang sangat parah, seperti pasien kanker atau orang dengan HIV/AIDS.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved