Para Ahli Khawatir, Jaringan Seluler 5G Bisa Memicu Kecelakaan Penerbangan

Ini dikarenakan jaringan 5G dapat menganggu altimeter radar pesawat dan menyebabkan kecelakaan.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Seberapa besar risiko telepon genggam jika diaktifkan ketika pesawat terbang atau pun mendarat? 

Terry McVenes, Presiden dan CEO RTCA mengatakan, “Kami dengan senang hati mengirimkan informasi teknis ini ke FCC yang memberikan evaluasi kuantitatif kinerja altimeter radar selama gangguan dari emisi 5G yang diharapkan yang digunakan oleh industri nirkabel seluler."

Baca juga: Mulai Diaplikasikan di Indonesia, Jaringan 5G Telkomsel Perlu Kartu SIM Baru atau Tidak?

“Pemahaman menyeluruh tentang risiko yang terkait dengan gangguan ini dan dampaknya pada keselamatan penerbangan akan sangat penting dalam menyatukan penerbangan dan regulator spektrum untuk memastikan bahwa sistem penerbangan yang kritis terhadap keselamatan akan terus dilindungi untuk tujuan keselamatan publik,” lanjutnya.

Inggris meluncurkan 5G di seluruh negeri, dengan O2 meluncurkannya ke 100 kota besar.

Namun, China telah meluncurkan apa yang diklaimnya sebagai satelit 6G pertama di dunia yang memasuki orbit.

Bisa jadi 100 kali lebih cepat dari 5G.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved