Setelah Divaksin Covid-19, Apa Masih Perlu Tes Swab untuk Bepergian?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah secara resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin Cov

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah secara resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin Covid-19 jenis CoronaVac,. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pandemi Covid-19, selain telah menyebabkan ratusan ribu pasien terinfeksi dan puluhan ribu meninggal dunia, pandemi ini juga telah mengubah banyak hal dalam kebijakan dan regulasi.

Termasuk kebijakan untuk melakukan tes swab PCR sebagai syarat perjalanan ke berbagai wilayah entah antar-provinsi di tanah air, hingga perjalanan internasional.

Baca juga: Tsunami Covid-19 Hantam India, Langit Diselimuti Asap Pembakaran Jenazah

Baca juga: Di India, Orang-orang Sekarat dan Situasinya Tak Terkendali

Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah secara resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin Covid-19 jenis CoronaVac,.

Dengan angka efikasi 65,3 persen, program vaksinasi Covid-19 tahap pertama direncanakan akan dimulai pada Rabu (13/1/2021) besok.

Baca juga: Indonesia Kebobolan Covid-19 India, Epidemiolog Khawatir

Baca juga: Ada Mafia Karantina, Epidemiolog Khawatir Indonesia Alami Lonjakan Covid-19 seperti India

Baca juga: Mafia di Bandara Soekarno-Hatta, Loloskan Penumpang dari Luar Negeri Tanpa Karantina

Lantas, setelah program vaksinasi Covid-19 dilaksanakan, masih perlukah tes swab sebagai syarat perjalanan?

Mengenai persoalan ini, Kepala Badan POM, Dr Ir Penny K Lukito mengatakan bahwa target utama setiap negara, dengan berbagai upaya yang dilakukannya, termasuk vaksinasi Covid-19 adalah memutus rantai transmisi hingga akhirnya zero Covid-19 atau tidak ada lagi kasus infeksi ditemukan.

Termasuk Indonesia, yang angka kasus baru konfirmasi positif terinfeksi Covid-19 semakin tinggi setiap harinya.

Kendati demikian, vaksinasi Covid-19 bukanlah satu-satunya cara untuk memutus rantai penularan virus corona. Bahkan, vaksin hanya strategi pendukung.

Baca juga: Orang-orang Kaya Rela Bayar Miliaran untuk Terbang Tinggalkan India, yang Diterjang Covid-19 

Baca juga: Tsunami Covid-19 India Sebabkan 3.645 Kematian Sehari

Pelaksanaan protokol kesehatan dengan rumus zero Covid-19 yaitu 3T + 3M - 3K adalah hal utama yang wajib dilakukan seluruh lapisan masyarakat.

Rumus zero Covid-19, 3T+3M-3K  merupakan singkatan dari Testing, Tracing, dan Treatment untuk 3T, sementara 3M adalah memakai masker, mencuci tangan rutin, dan menjaga jarak aman minimal 1,5 meter.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved