Muncul Malam Ini, Apa Itu Super Blood Moon?

Bulan juga akan terlihat lebih besar karena berada di posisi terdekat dengan bumi dan dikenal sebagai super moon.

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Gerhana bulan total kali ini juga dapat disebut sebagai Bulan Merah Super karena lebar sudutnya lebih lebar 13,77 persen dibanding ketika bulan berada pada titik terjauhnya dari bumi (apoge). 

TRIBUNKALTIM.CO - Melansir dari akun Instagram BMKG, gerhana bulan total terjadi saat posisi matahari-bumi-bulan sejajar.

Tepatnya, ketika bulan berada di bagian umbra bumi yang mengakibatkan bulan akan tampak berwana merah saat puncak gerhana terjadi, sehingga disebut blood moon.

Bulan juga akan terlihat lebih besar karena berada di posisi terdekat dengan bumi dan dikenal sebagai super moon.

Meski dapat diamati dari seluruh Indonesia, perlu diperhatikan bahwa tidak semua daerah bisa mengamati fase gerhana sidari awal hingga akhir. Sebab, beda lokasi, beda pula waktu terbit bulan.

Koordinator Bidang Humas Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Jasyanto mengatakan, super blood moon bisa diamati secara langsung tanpa teleskop, kacamata khusus, dan kertas film agar tidak silau. Namun, rasanya akan kurang nyaman.

“Karena ini gerhana bulan, lihat langsung juga tidak apa. Aman. Biasanya pakai alat bantu untuk lebih jelas hasilnya saja,” kata Jasyanto, Selasa (25/5/2021).

Ia menambahkan, faktor cuaca dan tingkat polusi juga memengaruhi apakah fenomena tersebut bisa dilihat dengan jelas atau tidak.

– Fenomena gerhana bulan total atau super blood moon diperkirakan akan dapat diamati di seluruh Indonesia mulai dari hari Rabu (26/5/2021) sore.

Di Jakarta, terdapat sejumlah lokasi yang biasanya dijadikan tempat mengamati fenomena tersebut, di antaranya Planetarium di Jakarta Pusat, Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara, Taman Fatahillah di kawasan Kota Tua di Jakarta Barat, dan Museum IPTEK di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur.

Baca juga: 4 Jenis Gerhana Matahari & Proses Terjadinya

Baca juga: Jangan Terlewatkan, Berikut Jadwal Kemunculan Gerhana Bulan dan Matahari 2021

Baca juga: Dalam Setahun Ada 4 Penampakan Gerhana, Mulai dari Gerhana Bulan sampai Gerhana Matahari

Akan tetapi, terkait pengamatan gerhana bulan, tahun ini tempat-tempat tersebut ditutup untuk umum guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Sumber: Kompas.com

Halaman selanjutnya

Adapun, Planetarium Jakarta masih dalam ...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved