India Bungkam Warganya yang Kritisi Penanganan Covid-19

Dalam sebulan terakhir saja, angka kasus setiap hari naik delapan kali lipat sementara angka kematian naik 10 kali lipat.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Dalam sebulan terakhir saja, angka kasus setiap hari naik delapan kali lipat sementara angka kematian naik 10 kali lipat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Di saat India terus berjuang mengatasi gelombang kedua penularan Covid-19, pemerintahan pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi berusaha membungkam kritik yang muncul di media sosial.

Pemerintah India mendapat banyak kritikan karena dianggap lengah dan terlalu cepat percaya diri dengan mengizinkan berbagai kegiatan keagamaan dan politik, di mana orang berkumpul dalam jumlah besar ketika kasus di India sempat turun ke angka di bawah 10 ribu per hari.

Baca juga: Orang-orang Kaya Rela Bayar Miliaran untuk Terbang Tinggalkan India, yang Diterjang Covid-19 

Pemerintah juga dituduh tidak mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan kalau ada peningkatan kasus.

Sekarang kasus harian Covid-19 di India naik selama empat hari berturut-turut. Dalam 24 jam terakhir ada 349.691 kasus, dengan India sekarang menjadi negara dengan kasus penularan tertinggi di dunia.

Baca juga: Makin Mengerikan, Tsunami Covid-19 India Tembus 400.000 Kasus Baru Sehari

Dalam sebulan terakhir saja, angka kasus setiap hari naik delapan kali lipat sementara angka kematian naik 10 kali lipat.

Baca juga: Covid-19 di India Mengganas, Krematorium Kehabisan Tempat Bakar Jenazah

Setiap menit empat orang meninggal

Negeri dengan penduduk 1,3 miliar orang tersebut sekarang sudah mencatat 16,96 juta kasus Covid-19 dan 192.311 kematian.

Dalam 24 jam terakhir, menurut data dari Departemen Kesehatan yang meninggal sebanyak 2.767 orang. Namun para pakar mengatakan, jumlah sebenarnya yang meninggal mungkin lebih banyak lagi.

Baca juga: Karena Covid-19, Seorang Ibu Dibuang Anaknya di Jalanan

Para pakar mengatakan, adanya varian yang lebih cepat menular, termasuk yang banyak beredar di India, bernama B.1.617 juga menjadi salah satu sebab meningkatnya kasus dengan cepat.

Para dokter di Institut Kedokteran India di Delhi mengatakan, sekarang ini setiap pasien Covid-19 di India menularkan ke sampai 9 sampai 10 orang, sementara tahun lalu hanya menularkan ke 4 orang saja.

Di ibu kota India, New Delhi, diperkirakan setiap empat menit ada yang meninggal karena Covid-19.

Baca juga: Di India, Orang-orang Sekarat dan Situasinya Tak Terkendali

Usaha membungkam kritik

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved