Bagaimana Cara Virus Corona Memicu Sesak Napas yang Mematikan?

Sesak napas adalah salah satu dampak paling berbahaya dan ditakuti orang saat tertular Covid-19.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Sesak napas adalah salah satu dampak paling berbahaya dan ditakuti orang saat tertular Covid-19. 

Sesak napas adalah gejala keparahan Covid-19 dan bisa menjadi indikator cepat peningkatan Covid-19 ringan menjadi berat.

Meski sebagian besar gejala sesak napas disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2 yang menyerang paru-paru dan bagian dada. Tapi orang yang memiliki kondisi kesehatan lain, lebih rentan untuk mengalami sesak napas.

Kondisi kesehatan lain yang dimaksud misalnya, tingkat BMI yang tinggi dan obesitas.

Kedua kondisi ini dapat menyebabkan beban ekstra di dada dan paru-paru, serta memberi tekanan lebih pada otot yang bertanggung jawab untuk melakukan fungsi pernapasan.

Pada Covid-19, tingkat peradangan dan sitokin yang tinggi juga dapat menimbulkan masalah.

Orang yang menderita gangguan pernapasan kronis, atau infeksi paru juga berisiko dua kali lipat.

Beberapa infeksi saluran pernapasan, seperti pneumonia, bronkitis, PPOK dapat menyebabkan banyak iritasi, yang membuat saluran udara menjadi sesak dan menyebabkan kesulitan bernapas.

Tanda membutuhkan perhatian medis

Karena pasien Covid-19 dengan kesulitan bernapas tidak mengalami masalah dengan cara yang sama, sulit untuk menunjukkan tanda-tanda perhatian yang kritis.

Ingatlah bahwa tidak semua komplikasi pernapasan akibat Covid-19 cenderung berakibat fatal. Meski demikian, penting untuk mengetahui kapan harus mencari bantuan.

Singkatnya, seseorang harus mempertimbangkan untuk mencari bantuan atau perhatian medis jika tanda dan gejala berikut dialami:

  • Mengalami nyeri di dada saat bernapas
  • Merasa tekanan terus-menerus, batuk saat bernapas
  • Warna pada bibir atau wajah berubah menjadi biru, ungu, atau pucat seluruh wajah
  • Saturasi oksigen
  • Napas bermasalah
  • Konfusi, kesulitan tetap terjaga
  • Terengah-engah setiap 2 detik
Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved