Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Keracunan Makanan?

Gejala keracunan yang umum terjadi adalah mual, muntah, dan diare. Gejalanya pun dapat bervariasi, bergantung pada penyebab keracunan.

Editor: Geafry Necolsen
Indonesia Survival
Gejala keracunan yang umum terjadi adalah mual, muntah, dan diare. Gejalanya pun dapat bervariasi, bergantung pada penyebab keracunan. 

TRIBUNKALTIM.CO  Keracunan makanan dapat disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, kadaluwarsa, atau beracun.

Gejala keracunan yang umum terjadi adalah mual, muntah, dan diare. Gejalanya pun dapat bervariasi, bergantung pada penyebab keracunan.

Lamanya waktu yang dibutuhkan hingga muncul gejala pun bisa berbeda-beda, namun umumnya 1 jam hingga 28 hari setelah konsumsi.

Siapapun bisa mengalami keracunan makanan, namun penderita penyakit auto-imun mungkin memiliki risiko infeksi dan komplikasi yang lebih besar.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Bencana Alam?

Gejala keracunan makanan

Dilansir dari Healthline, 7 Maret 2019, kasus keracunan makanan pada umumnya akan menimbulkan beberapa gejala.

Gejala tersebut adalah kram perut, diare, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, demam ringan, dan sakit kepala.

Sementara itu, gejala keracunan makanan yang berpotensi mengancam nyawa adalah diare selama lebih dari 3 hari, demam tinggi, sulit melihat dan berbicara, dehidrasi parah, serta urin berdarah.

Jika mengalami salah satu dari gejala tersebut, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Gempa Bumi, Jauhi Laut Hindari Tsunami

Cara mengatasi keracunan makanan

Dilansir dari WebMD, 10 November 2020, gejala keracunan dapat diredakan dengan beberapa cara, yakni sebagai berikut.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Jika Tersesat di Gunung?

1. Istirahat

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved