Apa Itu Potasium Sianida? Banyak Digunakan dalam Kasus Pembunuhan

Potasium Sianida belakangan makin populer digunakan dalam berbagai kasus pembunuhan.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Ilustrasi Racun sianida 

Kemudian kopi sianida dalam kasus pembunuhan Mirna Shalihan yang sempat menjadi kontroversial.
Terakhir upaya pembunuhan yang dilakukan oleh seorang wanita muda terhadap seorang penyidik polisi,
namun salah sasaran dan menewaskan seorang anak pengemudi ojek online.

Apa itu potasium sianida?

Dilansir laman resmi CDC, potasium sianida atau kalium sianida berbentuk butiran padat yang menyerupai kristal.

Baca juga: Apa Itu Penyakit X? Ada 9 Virus Berbahaya yang Mengancam Dunia

Potasium sianida melepaskan gas hidrogen sianida, zat kimia sangat beracun yang mengandung zat asfiksia.

Saat zat ini masuk dalam tubuh, kemampuan tubuh dalam mengolah oksigen terganggu. Ini sebabnya, orang yang terpapar potasium sianida bisa berakibat fatal.

Baca juga: Apa Itu Internal Solitary Wave, Faktor Alam Terkait KRI Nanggala-402?

"Potasium sianida memiliki efek ke seluruh tubuh (sistematik), terutama memengaruhi sistem organ yang paling sensitif terhadap kadar oksigen rendah," kata CDC dalam lamannya.

Sistem orang yang paling sensitif terhadap kadar oksigen rendah antara lain sistem saraf pusat (otak), sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), dan sistem paru-paru.

Potasium sianida digunakan secara komersial untuk fumigasi, pelapisan listrik, dan mengekstraksi emas dan perak dari bijih.

Baca juga: Bagaimana Amonium Nitrat Memicu Ledakan di Lebanon? Berikut Penjelasannya

Gas hidrogen sianida yang dilepaskan oleh potasium sianida memiliki bau mirip almond pahit yang khas. Tapi ada juga yang menggambarkan baunya mirip sepatu tua yang apek dan ada juga yang tidak dapat mendeteksinya.

Bau potasium sianida tidak memberikan peringatan yang memadai tentang konsentrasi berbahaya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved