Tertular Covid-19 meski Pakai Masker di Tengah Kerumunan, Ini Alasannya

Melindungi diri dengan masker memang lebih baik daripada tidak sama sekali. Tapi, memakai masker juga bukan jaminan kita tak tertular virus corona

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Melindungi diri dengan masker memang lebih baik daripada tidak sama sekali. Tapi, memakai masker juga bukan jaminan kita tak tertular virus corona 

TRIBUNKALTIM.CO - Pasar Tanah Abang yang dipadati pengunjung ramai dibincangkan di media sosial dan menjadi fokus pemberitaan banyak media.

Kepadatan terjadi karena banyak orang ingin berbelanja pakaian lebaran.

Selain Pasar Tanah Abang, beberapa lokasi perbelanjaan lain, termasuk di luar DKI Jakarta, juga tampak dipenuhi pengunjung yang ingin berbalanja baju untuk Hari Raya Lebaran.

Meski kebanyakan pengunjung masih memakai masker, namun protokol kesehatan seperti menjaga jarak fisik dan menghindari kerumunan tentu sulit diterapkan.

Baca juga: Gunakan Masker N95 saat di Area RS dan Mengunjungi Orang Sakit

Tapi, banyak di antara mereka yang mungkin masih merasa aman dari penularan Covid-19 selama menggunakan masker, meskipun berada di tengah kerumunan.

Fenomena ini membuat kita perlu memikirkan kembali, apakah berkerumun dan tidak menjaga jarak tidak membuat kita berisiko tertular Covid-19 selama memakai masker?

Sayangnya, jawabannya adalah tidak.

Baca juga: Masker N95 Bisa Berbahaya jika Salah Simpan dan Salah Membersihkan

Pakai masker tak dijamin cegah tertular Covid-19

Para profesional medis mengingatkan kembali bahwa menggunakan jenis masker pelindung wajah, baik yang dibeli di toko maupun dibuat sendiri di rumah, bukan alasan untuk mengesampingkan protokol jaga jarak minimal 2 meter.

"Masker wajah tidak menggantikan protokol jaga jarak," kata spesialis penyakit menular dan profesor kedokteran dari Michigan State University, Peter Gulick, seperti dilansir HuffPost.

Menggunakan masker mungkin berguna ketika kita berada di supermarket, apotek atau tempat lain di mana kita tidak bisa menjamin jarak 2 meter dengan orang lain.

Baca juga: Jangan Sembarangan Buang Masker Bekas Pakai, Berpotensi Menularkan Virus Corona

Namun, memakai masker tidak bisa jadi alasan untuk mengabaikan protokol jaga jarak.

Adapun beberapa alasan diri kita bisa tetap tertular Covid-19 meski memakai masker di tengah kerumunan, antara lain:

1. Masker berfungsi melindungi orang lain dari potensi virus yang kita tularkan

Rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS di awal pandemi adalah penggunaan masker hanya penting untuk orang sakit.

Hal itu dilakukan agar virus yang ada di tubuh orang sakit tersebut tidak tertular ke orang lain.

Namun, kini semua orang dianjurkan untuk memakai masker.

Sebab, para ahli mempelajari bahwa lebih dari 50 persen orang dengan virus corona mungkin tidak menunjukkan gejala.

Baca juga: Perbedaan Masker Kain, Medis, FFP2, N95, dan KN95

Jadi, kita semua harus bersikap seolah tubuh kita sudah memipiki virus.

Dengan menggunakan masker pelindung, kita membantu orang lain untuk aman dari virus yang mungkin kita bawa.

Jadi, ini lebih kepada proteksi terhadap orang lain, bukan terhadap diri kita.

2. Tak semua masker efektif cegah penularan

Melindungi diri dengan masker memang lebih baik daripada tidak sama sekali.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
4594 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved