Tahukah Kamu? Penemuan Kapal Selam Awalnya Bukan untuk Perang

Kapal selam merupakan penemuan teknologi dengan kemampuan unik di antara kapal perang lainnya.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Kapal selam merupakan penemuan teknologi dengan kemampuan unik di antara kapal perang lainnya. Sebab, kapal ini memiliki desain dan tampilan yang sangat berbeda dari kapal pada umumnya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejarah penemuan kapal selam, teknologi ini ternyata awalnya tidak dibuat sebagai armada perang.

Kapal selam adalah kapal yang bergerak di bawah permukaan air, umumnya digunakan untuk tujuan dan kepentingan militer.

Sebagian besar Angkatan Laut di berbagai negara di dunia, memiliki dan mengoperasikan kapal selam, sekalipun jumlah dan populasinya berbeda di setiap negara.

Kapal selam merupakan penemuan teknologi dengan kemampuan unik di antara kapal perang lainnya. Sebab, kapal ini memiliki desain dan tampilan yang sangat berbeda dari kapal pada umumnya.

Baca juga: Tak Hanya Indonesia, Sejumlah Negara Ini Juga Pernah Mengalami Kecelakaan Kapal Selam Fatal 

Dilansir History, Kamis (29/4/2021) seorang matematikawan Inggris, William Bourne disebut sebagai orang pertama yang memperkenalkan rencana paling awal untuk kapal selam, yakni  sekitar tahun 1578.

Namun, prototipe kerja kapal selam pertama di dunia dibangun pada abad ke-17 oleh penemu asal Belanda Cornelius van Drebbel.

Akan tetapi, penemuan kapal selam oleh Drebbel, awalnya tidak dikembangkan untuk berperang.

Kapal selam Drebbel mungkin adalah perahu dayung modifikasi yang dilapisi kulit berminyak dan diawaki oleh tim pendayung.

Sekitar tahun 1620, dia menggunakannya untuk menyelam 15 kaki di bawah Sungai Thames dan didemonstrasikan di depan Raja James dan ribuan warga London. Penemuan kapal yang dapat menyelam itu pun seketika membuat seluruh warga tercengang.

Baca juga: Ini Penampakan Kapal Selam Buatan Indonesia, Mulai Digunakan TNI Angkatan Laut

Kapal selam jadi armada perang

Prototipe kapal selam Drebbel menjadi salah satu penemuan yang mengubah dunia, salah satunya menjadi teknologi penting bagi kalangan militer. 

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved