Konsep Kapal Selam Sudah Ada Sejak 332 Sebelum Masehi

Raja Alexander Agung diturunkan ke laut dalam dengan sebuah tong kaca untuk mempelajari ikan. Konsep inilah yang menjadi ide dibuatnya kapal selam.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Ilustrasi, Raja Alexander Agung diturunkan ke laut dalam dengan sebuah tong kaca untuk mempelajari ikan. Konsep inilah yang menjadi ide dibuatnya kapal selam. 

TRIBUNKALTIM.CO - Melansir Military History Matters, Kamis (23/1/2020), asal usul kapal selam legendaris merentang kembali ke masa 332 Sebelum Masehi (SM).

Berawal dari kisal Alexander Agung, Raja Macedonia yang dikenal sebagai raja yang hebat.

Saat itu, Alexander Agung diturunkan ke laut dalam dengan sebuah tong kaca untuk mempelajari ikan.

Konsep inilah yang menjadi ide dibuatnya kapal selam, yang kemudian sempat diasingkan dalam sejarah selama sekitar 1800 tahun.

Pada tahun 1578 diskusi serius pertama tentang kapal selam muncul dari tulisan William Bourne, seorang matematikawan asal Inggris.

Baca juga: Tahukah Kamu? Penemuan Kapal Selam Awalnya Bukan untuk Perang

Bourne menulis tentang sebuah kapal yang dirancang untuk dinavigasi di bawah air, seperti melansir Encyclopedia Britannica.

Penulis Inggris tentang pelajaran angkatan laut ini mengusulkan kapal tertutup yang bisa tenggelam dan mendayung di bawah air.

Kapal itu, terdiri dari bingkai kayu yang dilapisi kulit tahan air. Namun, Bourne sebenarnya tidak membangun kapalnya.

Baca juga: Tak Hanya Indonesia, Sejumlah Negara Ini Juga Pernah Mengalami Kecelakaan Kapal Selam Fatal 

Cornelis van Drebbel, seorang penemu dari Belanda, diklaim sebagai pembuat kapal selam pertama.

Antara tahun 1620-1624, Drebbel berhasil menggerakkan kapalnya di kedalaman 12 hingga 15 kaki atau sekitar empat sampai lima meter di bawah permukaan air.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved