Hilang Selama 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Penemuan itu turut mengakhiri penantian selama 51 tahun bagi para kerabat awak kapal selam yang terus mencari jawaban

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Kapal selam Minerve, yang bertenaga diesel dan listrik itu ditemukan di 45 kilometer dari lepas pantai kota Toulon di Perancis selatan. 

Hilang Selama 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah kapal selam milik Perancis yang hilang di Mediterania barat pada tahun 1968, dilaporkan telah ditemukan dalam misi pencarian.

Baca juga: Dirancang untuk Sulit Dideteksi, Lalu Bagaimana Cara Mencari Kapal Selam yang Hilang?

Penemuan itu turut mengakhiri penantian selama 51 tahun bagi para kerabat awak kapal selam yang terus mencari jawaban atas nasib anggota keluarga mereka yang hilang dalam bencana angkatan laut tersebut.

"Ini adalah sebuah keberhasilan, melegakan, dan sebuah pencapaian teknis," tulis Menteri Pertahanan Perancis Florence Parly.

Baca juga: Tak Hanya Indonesia, Sejumlah Negara Ini Juga Pernah Mengalami Kecelakaan Kapal Selam Fatal 

Bangkai kapal selam Minerve, yang bertenaga diesel dan listrik itu ditemukan di 45 kilometer dari lepas pantai kota Toulon di Perancis selatan.

Saat hilang pada 17 Januari 1968, kapal selam tersebut membawa sebanyak 52 pelaut.

Misi pencarian kapal selam yang telah hilang selama lebih dari lima dekade itu kembali diumumkan pada awal tahun oleh menteri pertahanan.

Baca juga: Spesifikasi KRI Alugoro-405, Kapal Selam Pertama Buatan Indonesia

Parly saat itu mengumumkan misi pencarian baru yang melibatkan kapal-kapal angkatan laut, serta para pakar kelautan, demi memenuhi tuntutan dari keluarga korban untuk menemukan lokasi terakhir orang yang mereka cintai.

"Ini sungguh melegakan dan sangat emosional. Para 52 pelaut itu telah ditinggalkan dalam beberapa hal," ujar putra kapten kapal selam Minerve, Herve Fauve, kepada AFP.

Baca juga: Konsep Kapal Selam Sudah Ada Sejak 332 Sebelum Masehi

Penemuan kapal selam itu dilakukan oleh sebuah kapal milik perusahaan swasta AS, Ocean Infinity, yang menemukan bangkai kapal selam di kedalaman 2.370 meter.

Penyebab tenggelam dan hilangnya Minerve belum pernah dikonfirmasi, tetapi berita bahwa itu telah ditemukan membawa sukacita dan kelegaan bagi keluarga.

Baca juga: Tahukah Kamu? Penemuan Kapal Selam Awalnya Bukan untuk Perang

"Saya tidak dapat menemukan kata-kata untuk menggambarkan emosi saya. Ini sangat menenangkan, juga untuk anak-anak saya," kata Therese Scheirmann-Descamps, istri salah satu pelaut yang hilang, Jules.

Minerve terakhir terlihat saat diberangkatkan untuk menjalankan misi pelatihan dalam cuaca buruk pada 17 Januari 1968, dari pangkalannya di Toulon, pelabuhan utama Perancis di laut Mediterania.

Baca juga: Mengenal Kapal MV Swift Rescue, Kapal Penyelamat Kapal Selam yang Temukan KRI Nanggala

Para ahli berspekulasi bahwa kecelakaan kapal selam itu disebabkan masalah dengan kemudi Minerve, tabrakan dengan kapal lain, ledakan rudal atau torpedo, atau kesalahan pada sistem pasokan oksigennya.

Meski lokasinya telah ditemukan, Faure mengatakan jika kapal selam Minerve tidak akan diangkat, tetapi upacara penghormatan akan diadakan di permukaan laut tepat di atas bangkai kapal selam itu berada.

Penulis : Agni Vidya Perdana
Editor : Geafry Necolsen

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved