Varian Virus Corona di India Disebut Tidak Terdeteksi Tes PCR

Meski banyak penelitian dan riset yang dilakukan para ahli dan ilmuwan, sebagai virus baru masih banyak yang belum diketahui mengenai penyebabnya.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Meski banyak penelitian dan riset yang dilakukan para ahli dan ilmuwan, sebagai virus baru masih banyak yang belum diketahui mengenai penyebabnya. 

Dr Souradipta Chandra, mengungkapkan beberapa varian mutan baru virus corona disebut-sebut tidak terdeteksi oleh tes RT PCR.

TRIBUNKALTIM.CO - Virus corona penyebab Covid-19 terus mengalami mutasi dan perkembangan seiring pandemi yang masih terjadi di banyak negara. 

Meskipun telah banyak penelitian dan riset yang dilakukan para ahli dan ilmuwan, sebagai virus baru masih banyak yang belum diketahui mengenai penyebab Covid-19 ini. 

Di India, tempat lonjakan kasus Covid-19 yang baru-baru ini terjadi, seorang dokter menyebut bahwa ada varian baru vitus corona yang dapat lolos dari deteksi alat tes Covid-19. 

Baca juga: Varian Covid-19 India Masuk Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan?

Tak terdeteksi PT-PCR

Diberitakan Times of News, 23 April 2021, dokter konsultan di Helvetia Medical Center Delhi, Dr Souradipta Chandra, mengungkapkan beberapa varian mutan baru virus corona disebut-sebut tidak terdeteksi oleh tes RT PCR

"Mutan baru tampaknya tidak dapat dideteksi dengan uji RT-PCR. Saya yakin ada varian ganda dan triple yang telah ditemukan dan karena perubahan struktur, uji RT-PCR tidak dapat mendeteksinya," kata Chandra.

Selain disebut-sebut bisa lolos dari deteksi tes Covid-19, varian baru virus corona itu juga tampaknya menimbulkan gejala baru.

Baca juga: Situasi India, Orang-orang Sekarat, Kondisi Tak Terkendali

Gejal Covid-19 varian baru

Melansir Hindustan Times, 23 April 2021, Chandra melihat gejala berikut ini pada pasien di gelombang kedua India:

  1. diare
  2. sakit perut
  3. ruam
  4. konjungtivitis
  5. keadaan kebingungan
  6. kabut otak
  7. perubahan warna kebiruan pada jari tangan dan kaki
  8. pendarahan melalui hidung dan tenggorokan. 

Gejala tersebut diikuti gejala Covid-19 biasa seperti sakit tenggorokan, nyeri badan, demam, kehilangan penciuman dan kehilangan rasa.

Baca juga: Kengerian Tsunami Covid-19 yang Hantam India, Sampai Kremasi Massal

Dokter meminta warga India menghindari semua tempat ramai termasuk laboratorium pengujian, karena varian virus corona baru ini tampaknya sangat menular.

Pendapat ahli

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved