"Tsunami" Covid-19 Hantam India, Langit Diselimuti Asap Pembakaran Jenazah

Bahkan sejumlah wilayah di India dipenuhi dengan asap tebal dari pembakaran jenazah warga yang meninggal karena covid.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Bahkan sejumlah wilayah di India dipenuhi dengan asap tebal dari pembakaran jenazah warga yang meninggal karena covid. 

Sementara itu, Jerman akan mengirimkan oksigen dan bantuan medis ke India dalam beberapa hari mendatang.

Diwartakan Reuters, Jerman telah meminta militer untuk menyediakan fasilitas produksi oksigen, dan dukungan mengangkut barang darurat dan bantuan lainnya ke India.

Jerman telah mengklasifikasikan India sebagai daerah dengan infeksi virus corona tinggi, juga menempatkan negara ini dalam daftar peringatan varian virus corona.

Mulai 26 April 2021 dan seterusnya, warga Jerman yang tiba dari India hanya akan diizinkan masuk negara ini dengan hasil tes negatif dan karantina selama 14 hari.

Baca juga: Kompetisi Militer Antara Rusia, China dan AS, Menurut Jerman Bikin Dunia Jadi Tidak Aman Lagi

Sedangkan untuk wisatawan asing yang datang dari India tidak lagi diizinkan memasuki Jerman.

Sebagai tambahan informasi, melansir Worldometers pada Senin (26/4/2021) pukul 13.45 WIB, virus corona telah menginfeksi 17.313.163 orang di India.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14.304.382 orang telah dinyatakan pulih dan Covid-19 telah menewaskan 195.123 orang di negara ini.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved