Hati-hati WhatsApp Pink, Aplikasi Palsu Pembobol Data

Sebuah aplikasi palsu bernama WhatsApp Pink disebutkan mulai banyak beredar.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Sebuah aplikasi palsu bernama WhatsApp Pink disebutkan mulai banyak beredar. 

TRIBUNKALTIM.CO – Sebuah aplikasi palsu bernama WhatsApp Pink disebutkan mulai banyak beredar.

Link unduhan aplikasi tersebut beredar melalui pesan berantai WhatsApp. Melalui pesan tersebut pengguna akan diminta untuk mendownload aplikasi WhatsApp pink melalui sebuah tautan.

Namun alih-alih memberikan dampak perubahan WhatsApp menjadi berwarna pink, aplikasi ini dapat membahayakan ponsel. 

Aplikasi ini berbahaya karena memungkinkan peretas untuk mengakses data yang ada di ponsel.

Baca juga: 2 Modus Kejahatan Baru di Aplikasi WhatsApp

Jangan klik WhatsApp Pink

Peneliti Keamanan Siber India Rajshekhar Rajaharia telah mengingatkan hal tersebut dalam postingan Twitternya.

“Hati-hati terhadap @WhatsApp Pink! Virus sedang menyebar di grup #WhatsApp dengan tautan unduhan APK. Jangan klik tautan apa pun dengan nama WhatsApp Pink. Akses lengkap ke ponsel Anda akan hilang. Bagikan dengan Semua .. #InfoSec #Virus
@Bayu_joo @nternet_id @tokopedia @ sanjaya.sanjaya” tulisnya.

Dia juga menunjukkan tangkapan layar bagaimana aplikasi tersebut meniru tampilan antar muka WhatsApp untuk memangsa korbannya.

“Setelah terinstal, aplikasi WhatsApp palsu mulai mengedarkan pesan yang berisi tautan untuk mengunduh. Tujuan peretas tampaknya mengumpulkan data pengguna sebanyak mungkin, ” tulis Rajaharia dikutip dari Gadgets 360.

Baca juga: Kenali Modus Phising di Facebook dan Cara Menghindarinya

Beredar luas di India

Pihaknya menjelaskan WhatsApp Pink telah menargetkan para polisi dan orang-orang media India.

Tautan tersebut awalnya dikirim kepada petugas polisi di Delhi dan Rajasthan.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved