Ada Lovelace, Programmer Perempuan Pertama di Dunia

Di usia 12 tahun, Lovelace juga mulai tertarik dengan dunia teknik mesin dan menulis buku "Flyology", yang berisi rencana membuat peralatan terbang

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Di usia 12 tahun, Lovelace juga mulai tertarik dengan dunia teknik mesin dan menulis buku bertajuk "Flyology", yang berisi rencana membuat peralatan terbang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Persepsi akan dunia teknologi, masih begitu kental dengan dominasi para pria.

Sebutlah mereka yang menjadi pendiri dan CEO perusahaan-perusahaan teknologi raksasa, seperti Steve Jobs, Bill Gates, Mark Zuckerberg, Elon Musk dan masih banyak nama maskulin lainnya.

Namun, jauh sebelum nama-nama tersebut muncul, ada seorang perempuan yang sangat berjasa dalam cikal bakal pengembangan teknologi.

Adalah Ada Lovelace, yang tercatat oleh sejarah sebagai programmer komputer pertama di dunia.

Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional atau International Womens Day 2021, KompasTekno akan mengulik siapa sosok Ada Lovelace yang berjasa atas perkembangan komputer hari ini.

Baca juga: Marie Thomas, Dokter Wanita Pertama di Indonesia

Lahir dari pasangan penyair dan matematikawan

Ada Lovelace memiliki nama lengkap Augusta Ada King, Countess of Lovelace.
Ia lahir pada 10 Desember 1815 dengan nama Ada Byron.

Ayahnya, George Gordon Buron adalah penyair termahsyur kala itu. Byron menikahi Annabella Milbanke, matematikawan wanita yang dikenal pendiam.

Namun, pernikahan keduanya tak bertahan lama. Singkat cerita, ayah dan ibunya bercerai tak berapa lama setelah Lovelace lahir. 

Lovelace sendiri belum pernah bertemu sang ayah yang meninggal di Yunani ketika ia berusia 8 tahun.

Baca juga: Sosok Wanita Pertama di Dunia yang Menjadi Pramugari

Lovelace dibesarkan Ibunya, tapi dia lebih dekat dengan sang nenek. Sebab, Ibunya cukup keras dalam mendidik Lovelace.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved