Spesifikasi Kapal Selam KRI Nanggala-402 Milik TNI AL yang Dilaporkan Hilang di Perairan Bali

Kapal selam buatan Jerman tahun 1978 itu diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Istimewa
Spesifikasi Kapal Selam KRI Nanggala-402 Milik TNI AL yang Dilaporkan Hilang di Perairan Bali 

TRIBUNKALTIM.CO - Salah satu kapal selam milik Indonesia yaitu KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang pada Rabu (21/4/2021) pagi.

Kapal selam buatan Jerman tahun 1978 itu diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Insiden hilangnya KRI Nanggala-402 itu pun dibenarkan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca juga: Mulai Desember 2020, TNI Angkatan Laut Gunakan Kapal Selam Buatan Sendiri

Baca juga: Berniat Serang Indonesia, Australia Malah Gentar dengan Kekuatan Kapal Selam TNI AL

Ia mengatakan, kapal itu dikabarkan hilang sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

"Baru izin menyelam, setelah diberi clearance, langsung hilang kontak," kata Hadi seperti dikutip Kompas.id, Rabu.

Seperti apa spesifikasi dari kapal selam milik Indonesia yang resmi menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) pada 1981 ini? Berikut rinciannya:

Baca juga: Kronologi Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 di Utara Bali

Baca juga: Ada 53 Orang di Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang Hilang di Utara Bali

Kapal buatan Jerman

Kapal Selam KRI Nanggala-402 ini mengambil nama dari senjata pewayangan Nanggala. Kapal ini dibuat oleh pabrikan Howaldtswerke, Kiel, Jerman tahun 1981 tipe U-209/1300.

Salah satu kapal selam andalan milik Indonesia ini memiliki berat 1.395 ton, dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter.

Dikutip Kompas.id, Rabu (21/4/2021), KRI Nanggala-402 ini juga merupakan satu dari dua kapal selam tua buatan Howaldtswerke, Jerman Barat.

Baca juga: Kapal Selam KRI Nanggala Hilang, Diduga di Palung Kedalaman 700 Meter

Baca juga: Kazan, Kapal Selam Nuklir Tercanggih Buatan Rusia dengan Daya Tempur Mematikan

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved