Kronologi Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 di Utara Bali

TNI Angkatan Laut (AL) hingga kini masih melakukan pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali

Istimewa
Kapal buatan Jerman tahun 1977 itu sebelumnya telah meminta izin menyelam ke Komandan Gugus Tugas penembakan (Danguspurla II) untuk melaksanakan penembakan. 

TRIBUNKALTIM.CO - TNI Angkatan Laut (AL) hingga kini masih melakukan pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021), pukul 03.00 WIB.

Dalam keterangan tertulis, Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menyebutkan, kapal buatan Jerman tahun 1977 itu sebelumnya telah meminta izin menyelam ke Komandan Gugus Tugas penembakan (Danguspurla II) untuk melaksanakan penembakan.

Baca juga: Dikembangkan Sejak Tahun 2015, Ini Penampakan Drone Intai Buatan Indonesia 

"Namun setelah izin diberikan, KRI Nanggala hilang kontak dan tidak bisa dihubungi lagi," demikian keterangan tertulis Dispenal, Rabu malam.

Selanjutnya, TNI AL langsung melakukan pencarian dengan mengerahkan Raden Eddy Martadinata-313, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, dan KRI Diponegoro-365.

Baca juga: Kapal Selam KRI Nanggala Hilang, Diduga di Palung Kedalaman 700 Meter

Ketiga KRI itu melakukan pencarian dengan menggunakan sonar aktif di sekitar menyelamnya KRI Nanggala-402 melalui metode Cordon 2.000 yrds dan hasilnya nihil.

"Pukul 07.00 WIB dilaksanakan pengamatan udara dengan helikopter ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi menyelam," demikian keterangan tertulis tersebut.

Kemudian, pada pukul 14.00 WIB, KRI Rigel dari Jakarta dan KRI Rengat dari Satuan Ranjau turut membantu pencarian menggunakan side scan sonar.

Baca juga: Drone Buatan Indonesia Mampu Terbang 24 Jam dengan Ketinggian 23 Ribu Kaki

Selain itu, petugas mengirimkan dua mobil chamber ke Banyuwangi dan mengirim distres International Submarine Escape and Rescue Leaison Office (ISMERLO).

Dua negara telah memberi respons untuk memberikan bantuan pencarian, yakni AL Singapura dan AL Australia.

Baca juga: Kapal Selam KRI Nanggala Hilang, Diduga di Palung Kedalaman 700 Meter

Berdasarkan hasil analisis sementara, KRI Nanggala-402 kemungkinan saat menyelam statis terjadi black out sehingga kapal tidak terkendali dan tidak dapat dilaksanakan prosedur kedaruratan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved