Lingkungan

Banyak di Kalimantan & Sumatera, Jokowi Keluarkan Limbah Batu Bara & Sawit dari Kategori Berbahaya

Tidak jarang, kebun sawit dan tambang batu bara menimbulkan konflik di tengah masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguasaan lahan dan limbah d

Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Tidak jarang, kebun sawit dan tambang batu bara menimbulkan konflik di tengah masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguasaan lahan dan limbah dari keduanya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Tambang batu bara dan perkebunan sawit, banyak ditemukan di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

Tidak jarang, kebun sawit dan tambang batu bara menimbulkan konflik di tengah masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguasaan lahan dan limbah dari keduanya.

Namun Presiden Joko Widodo mengeluarkan limbah batu bara dari kategori limbah berbahaya dan beracun (B3).

Pemerintah mengesahkan langkah itu dalam salah satu Peraturan Turunan UU Omnibus Law No 1 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Hal itu tepatnya tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Aturan ini sah pada 02 Februari 2021.

Dalam bagian penjelasan Pasal 459, debu hasil pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan kegiatan lainnya tak termasuk sebagai limbah B3.

Baca juga: Peta Baru Ungkap Lahan Sawit Terluas di Asia Tenggara Ada di Sumatra dan Kalimantan

“Pemanfaatan Limbah non-B3 sebagai bahan baku yaitu pemanfaatan Limbah non-B3 khusus seperti fly ash (debu,red) batu bara dari kegiatan PLTU dengan teknologi boiler minimal CFB (Ciraiating Fluidized Bed) dimanfaatkan sebagai bahan baku konstruksi pengganti semen pozzolan,” demikian tertulis dalam beleid itu, sebagaimana dilansir Kompas TV.

Dalam lampiran ke-14 beleid itu, limbah batu bara berjenis Bottom Ash juga tak termasuk dalam limbah B3.

Namun, pada lampiran ke-9, ada pula limbah batu bara yang masih masuk kategori limbah B3.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved