Panduan Ibadah di Masjid Selama Bulan Ramadan

Protokol kesehatan 3M wajib dilaksanakan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain.

Kompas
Protokol kesehatan 3M wajib dilaksanakan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain. 

Panduan Ibadah di Masjid Selama Bulan Ramadan

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut panduan protokol kesehatan untuk ibadah Ramadhan 2021 di masjid atau mushala mengacu dari Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2021.

"Tujuan memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, mencegah dan mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko Covid-19," tulis akun BPBD DKI, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Cara Mengajarkan Anak Puasa Ramadhan

Baca juga: Ziarah Kubur Jelang Ramadhan, Berikut Doa dan Tata Caranya

Panduan pertama, setiap ibadah baik shalat fardu lima waktu, shalat tarawih dan witir, tadarus Alquran, dan iktikaf (bermalam di masjid) bisa dilaksanakan dengan pembatasan jumlah jamaah 50 persen dari kapasitas masjid atau mushala.

"Diimbau untuk membawa sajadah dan mukena sendiri," tulis akun BPBD DKI.

Protokol kesehatan 3M wajib dilaksanakan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain.

Sedangkan untuk pengajian atau kultum dilaksanakan dengan durasi paling lama 15 menit.

Baca juga: Kapan Puasa Ramadhan 2021 Dimulai?

Baca juga: Ada Fatwa MUI, Wapres Bilang Vaksinasi Covid-19 Tak Batalkan Puasa Ramadhan

Untuk peringatan Nuzulul Qur'an atau hari turunnya Alquran juga dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan.

Di penutup Ramadhan 2021, shalat Idul Fitri diizinkan untuk dilaksanakan di masjid atau lapangan terbuka, dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dianjurkan agar setiap keluarga bisa melaksanakan sahur dan buka puasa di kediaman masing-masing.

Sedangkan kewajiban untuk pengelola masjid atau mushala diminta menunjuk petugas untuk memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik dan benar.

Kedua, mengumumkan kepada jemaah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Ketiga, melakukan disinfeksi masjid atau musala secara teratur.

Keempat, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid atau mushala.

Terakhir, kegiatan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infaq dan Sedekah dilakukan dengan protokol kesehatan dan menghindari potensi kerumunan massa.

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved